Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKriminalLaporan PidanaLaporan WargaNasionalTindak Pidana

Viral Video Pengeroyokan di Sungai Jingah Banjarmasin, Saksi Sebut Rekaman Dibuat sebagai Bukti

×

Viral Video Pengeroyokan di Sungai Jingah Banjarmasin, Saksi Sebut Rekaman Dibuat sebagai Bukti

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


BANJARMASIN, JURNALKUHP.COM – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan di kawasan Jalan Sungai Jingah, tepatnya di belakang Kubah Guru Zuhdi, Gang Jamaluddin 3, Kota Banjarmasin, viral di media sosial dan berbagai grup percakapan warga.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria terbaring di atas aspal saat seseorang memukulnya menggunakan balok. Selain itu, beredar pula rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menunjukkan sekelompok pemuda mendatangi sebuah rumah di sekitar lokasi kejadian.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Berdasarkan penelusuran di tempat kejadian perkara, insiden tersebut diketahui terjadi beberapa hari sebelumnya. Penghuni rumah yang terlihat dalam rekaman CCTV juga membenarkan adanya peristiwa keributan di lingkungan tersebut.

Wildan, saksi sekaligus sumber video yang beredar di media sosial, menjelaskan bahwa rekaman tersebut diambil langsung di lokasi kejadian sebagai dokumentasi dan bukti atas peristiwa yang terjadi pada malam itu.

“Video itu memang dari kami di lokasi. Direkam sebagai bukti saat keributan terjadi,” ujar Wildan saat dimintai keterangan.

Sementara itu, Febri yang juga berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Selasa malam, 10 Maret 2026, sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu ia bersama beberapa rekannya sedang berada di luar rumah ketika terjadi cekcok dengan seorang pria yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut Febri, situasi kemudian memanas setelah pria tersebut kembali datang bersama beberapa orang lainnya.

“Sesampainya kami di tempat dia, dia sudah ramai bersama kawan atau keluarganya. Ada yang memegang balok dan ada juga yang terlihat memegang parang yang masih berada di dalam sarung,” tutur Febri.

Keributan pun tidak dapat dihindarkan. Dalam insiden tersebut, salah satu rekan mereka bernama Muh Faturrahman dilaporkan terjatuh dan mengalami luka sobek di bagian dahi setelah terkena pukulan balok.

Usai kejadian, Febri bersama teman-temannya kembali ke rumah. Namun tidak lama berselang, sekitar tujuh orang kembali mendatangi rumah tersebut dan sempat menantang mereka.

“Mereka datang lagi sekitar tujuh orang dan sempat menantang,” jelasnya.

Peristiwa ini diketahui telah sampai ke pihak kepolisian dari Polresta Banjarmasin yang sebelumnya sempat mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Meski sempat menghebohkan masyarakat setelah videonya tersebar luas di media sosial, para saksi berharap situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terpancing oleh berbagai informasi yang belum tentu benar.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat guna memastikan fakta sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Kontributor: Wahyu
Editor: Redaksi

Example 120x600