Dalam sambutannya, Robinsar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0623 Cilegon, atas dedikasi dan pengabdian dalam melaksanakan program TMMD bersama masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0623 Cilegon, yang telah melaksanakan program TMMD dengan penuh dedikasi, semangat pengabdian, dan kebersamaan bersama masyarakat,” ujarnya.

Robinsar menuturkan, program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, melalui program tersebut terlihat jelas semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kolaborasi lintas sektor yang diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat. “Melalui TMMD, kita melihat bagaimana semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori menjelaskan berbagai sasaran fisik yang telah dilaksanakan dalam program TMMD Ke-128 Tahun 2026. “Di antaranya pembangunan jalan sepanjang 2.800 meter di Lingkungan Sumur Pring, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Kemudian pengerasan jalan sepanjang 1.800 meter, saluran air 800 meter, serta pipanisasi sepanjang 1.000 meter,” ujarnya.
Lebih lanjut, Imam Buchori mengatakan sasaran fisik tambahan juga telah direalisasikan dalam kegiatan tersebut. “Rumah Tidak Layak Huni 10 titik, sumur bor 10 titik, jambanisasi 5 unit dan rehab mushola 1 unit,” tuturnya.
Untuk kegiatan non fisik, pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi dalam memberikan sejumlah penyuluhan dan pelayanan kepada masyarakat. “Untuk sasaran non fisik, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan posyandu, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan keagamaan,” ucapnya.
“Kemudian juga penyuluhan pendidikan, sosialisasi ketahanan pangan, stunting 200 paket, pembuatan akte, operasi katarak, pembagian sembako, serta penanaman jagung ketahanan pangan seluas satu hektar,” sambungnya lagi.























