CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pemerintah Kota Cilegon resmi menetapkan calon anggota Komisaris PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) melalui Surat Keputusan Wali Kota Cilegon Nomor: 900.1.13.2/Kep.212-Eksda/2026 tentang Penetapan Calon Anggota Komisaris Terpilih PT Pelabuhan Cilegon Mandiri.
Dalam keputusan tersebut, Ratu Ati Marliati ditetapkan sebagai Komisaris Terpilih I, sedangkan Rapih Herdiansyah ditetapkan sebagai Komisaris Terpilih II. Penetapan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Cilegon dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Dr. H. Syaeful Bahri, menjelaskan bahwa proses penetapan kedua komisaris tersebut telah melalui seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Penjelasan tersebut disampaikan dalam wawancara podcast bersama JURNAL KUHP di Kantor PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, Kota Cilegon, Rabu (22/07/2026).
Dalam kesempatan itu, Dr. H. Syaeful Bahri menguraikan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip objektivitas, kompetensi, integritas, dan profesionalisme. Setiap tahapan dilaksanakan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan sehingga menghasilkan calon komisaris yang dinilai memenuhi persyaratan untuk mengemban fungsi pengawasan perusahaan.
“Seluruh proses telah dilaksanakan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku. Panitia seleksi bekerja secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar menghasilkan komisaris yang memiliki kapasitas untuk mendukung kemajuan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri,” jelasnya.
PT Pelabuhan Cilegon Mandiri merupakan salah satu BUMD strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Cilegon, khususnya pada sektor kepelabuhanan, logistik, jasa maritim, dan pengembangan investasi daerah. Karena itu, keberadaan jajaran komisaris yang memiliki kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan perusahaan mampu berkembang secara sehat dan berdaya saing.
Penetapan komisaris baru diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya perusahaan sehingga mampu mendorong peningkatan efektivitas tata kelola korporasi (good corporate governance). Pengawasan yang kuat juga diyakini akan menjadi fondasi dalam menghadapi dinamika industri kepelabuhanan yang semakin kompetitif.
Sebagai Komisaris Terpilih I, Ratu Ati Marliati dinilai memiliki pengalaman, kemampuan manajerial, serta pemahaman yang memadai untuk memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola perusahaan. Sementara Rapih Herdiansyah, yang ditetapkan sebagai Komisaris Terpilih II, diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan serta memberikan masukan strategis bagi pengembangan kebijakan perusahaan ke depan.
Berbagai kalangan menilai bahwa komisaris yang memiliki integritas, independensi, dan kompetensi akan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan daerah dalam menjalankan visi dan misinya. Selain mengawasi jalannya perusahaan, komisaris juga memiliki tanggung jawab memastikan setiap kebijakan korporasi berjalan sesuai regulasi, prinsip tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Penetapan jajaran komisaris baru juga menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Cilegon Mandiri untuk terus melakukan pembenahan kelembagaan, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan BUMD.
Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di sektor strategis, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka ruang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Cilegon.
Dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan Wali Kota Cilegon Nomor 900.1.13.2/Kep.212-Eksda/2026, publik menaruh harapan besar agar jajaran komisaris yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menghadirkan tata kelola perusahaan yang semakin modern, transparan, dan akuntabel.
Ke depan, sinergi yang harmonis antara jajaran komisaris, direksi, Pemerintah Kota Cilegon selaku pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membawa PT Pelabuhan Cilegon Mandiri menjadi BUMD yang semakin sehat, produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Dengan demikian, PCM tidak hanya menjadi aset strategis daerah, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Cilegon yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Reporter: Shinta Berlian





















