Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaBisnisInternasionalProv. Banten

Utang Rp800 Miliar untuk Banten Internasional Stadium (BIS) yang Kini Terbengkalai: Kritik Pedas dari Ernest Prakasa

×

Utang Rp800 Miliar untuk Banten Internasional Stadium (BIS) yang Kini Terbengkalai: Kritik Pedas dari Ernest Prakasa

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


BANTEN, JURNALKUHP.COM – Pemprov Banten terjerat utang yang sangat besar, mencapai Rp800 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akibat proyek ambisius yang kini terbengkalai. Utang ini merupakan warisan dari era kepemimpinan Wahidin Halim untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang timbul akibat pandemi Covid-19, namun tidak memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat Banten.

Pada tahun 2020, kondisi keuangan Pemprov Banten sangat tertekan, dengan kas daerah Rp1,9 triliun yang terkunci di Bank Banten. Meski begitu, proyek infrastruktur besar seperti Banten Internasional Stadium (BIS) tetap dipaksakan berjalan, meskipun kondisi stadium kini sangat memprihatinkan—terbengkalai dan dipenuhi semak belukar.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Utang yang telah dicicil sejak 2021 hanya berhasil mengurangi sedikit beban, dengan pembayaran pada 2021 sebesar Rp8,9 miliar, dan pada 2022 serta 2023 masing-masing Rp34,6 miliar dan Rp138 miliar. Meskipun demikian, pada 2024 sisa utang yang masih harus dilunasi mencapai Rp414 miliar dan diperkirakan akan dilanjutkan oleh Gubernur terpilih Andra Soni hingga 2028 dengan pembayaran cicilan Rp138 miliar setiap tahunnya.

Komika Ernest Prakasa menanggapi pembangunan stadium yang kini terbengkalai dengan kritikan pedas. Dalam cuitannya, Ernest menyindir penggunaan dana sebesar itu yang menurutnya lebih baik digunakan untuk program bantuan langsung tunai (BLT) atau renovasi sekolah, yang tentu lebih bermanfaat bagi masyarakat daripada proyek stadion yang kini tidak berguna.

“Jika uang itu dibagi sebagai BLT, bayangkan berapa banyak keluarga yang akan terbantu,” ujar Ernest, menambahkan bahwa perencanaan pembangunan stadium ini “sinting” karena tidak memberikan manfaat apapun selain menjadi beban utang yang terus menumpuk.

Pemerintah Provinsi Banten kini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa proyek besar ini menjadi simbol pemborosan anggaran yang seharusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lebih mendesak bagi rakyat Banten.

Editor: ZM (Pimpinan Redaksi)

Example 120x600