Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBeritaDinas Lingkungan HidupLINGKUNGAN HIDUP

Sekda Cilegon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Pahlawan

×

Sekda Cilegon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Pahlawan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JURNALKUHP.COM – Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat dan mengenang jasa pahlawan bangsa. Hal tersebut dikatakannya saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin 10 November 2025.

 

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Perjuangan mereka dari Sabang hingga Merauke adalah pengorbanan tanpa pamrih demi masa depan bangsa yang kini kita nikmati,” kata Maman.

Lebih lanjut, Maman menekankan tiga keteladanan utama dari para pahlawan yang patut diterapkan di masa kini, yakni kesabaran, semangat kebangsaan, dan pandangan jauh ke depan. “Kesabaran para pahlawan adalah fondasi perjuangan yang melahirkan kemerdekaan sejati. Mereka tidak tergesa-gesa, tetapi menempuh jalan panjang dengan ilmu, strategi, dan keikhlasan. Dari kesabaran itu, kita belajar untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.

 

Maman juga menyoroti semangat para pahlawan yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. “Setelah kemerdekaan diraih, mereka tidak berebut jabatan atau balasan. Mereka kembali ke rakyat, mengajar, membangun, dan mengabdi. Di situlah kehormatan sejati bukan pada posisi, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” jelas Maman.

Menutup amanatnya, Maman mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian. “Namun semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal. Semangat inilah yang terus kita hidupkan melalui kerja nyata dan pengabdian tulus, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” pungkasnya.

Redaksi.

Example 120x600