Cilegon,Jurnalkuhp.com – Polres Cilegon Polda Banten mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis dalam mengawal aksi unjuk rasa yang dilakukan Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT NS BlueScope Indonesia di depan Gerbang 1 PT NS BlueScope Indonesia, Kamis (16/7/2026). Berkat pengamanan yang profesional serta komunikasi yang intensif antara seluruh pihak, aksi berlangsung aman, tertib, dan berakhir dengan tercapainya kesepakatan awal untuk melanjutkan penyelesaian melalui mekanisme hubungan industrial.
Aksi yang diikuti sekitar 150 massa tersebut dipimpin Ketua PUK FSPMI PT NS BlueScope Indonesia, M. Pardi, dengan tuntutan agar perusahaan mencabut rencana surat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mempekerjakan kembali dirinya.
Sejak pagi hari, personel Polres Cilegon yang melaksanakan pengamanan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Cilegon Nomor: Sprin/2903/VII/PAM.3.2/2026 telah bersiaga di lokasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman serta memberikan ruang kepada peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Massa aksi memulai kegiatan dengan berkumpul di Masjid Al-I’tishom Kawasan KIEC I sebelum bergerak menuju Gerbang 1 PT NS BlueScope Indonesia untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian.
Situasi sempat berkembang ketika koordinator lapangan berencana menggeser massa menuju Gerbang 2 dan melakukan penutupan akses keluar masuk perusahaan. Namun langkah tersebut berhasil dicegah melalui upaya pendekatan persuasif yang dilakukan Kapolsek Ciwandan Kompol Achri Dwi Yunito, S.I.K., M.H., bersama personel Satintelkam Polres Cilegon. Berkat komunikasi yang baik, massa membatalkan rencana tersebut dan kembali ke Gerbang 1 sehingga aktivitas perusahaan tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan yang lebih luas.
Selanjutnya difasilitasi pertemuan antara manajemen PT NS BlueScope Indonesia dengan perwakilan FSPMI Kota Cilegon di ruang Front Office perusahaan. Pertemuan tersebut turut dihadiri Kapolsek Ciwandan, Kasat Intelkam Polres Cilegon AKP Riswan Wijaya, S.H., beserta jajaran intelijen sebagai bentuk pendampingan dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam dialog tersebut, pihak FSPMI menyampaikan keberatan atas rencana PHK terhadap Ketua PUK FSPMI PT NS BlueScope Indonesia serta meminta penyelesaian dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan melalui mekanisme hubungan industrial yang berlaku. Serikat pekerja juga berharap hasil pembahasan dapat dituangkan dalam Perjanjian Bersama sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak.
Sementara itu, manajemen PT NS BlueScope Indonesia menjelaskan bahwa perusahaan telah menawarkan sejumlah opsi penyelesaian berupa penempatan pada posisi lain dengan tetap mempertahankan hak-hak normatif pekerja sesuai ketentuan perusahaan yang berlaku. Namun usulan tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut agar dapat menghasilkan solusi yang diterima kedua belah pihak.
Setelah melalui proses dialog yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal yang dituangkan dalam Perjanjian Bersama. Dalam kesepakatan tersebut, manajemen PT NS BlueScope Indonesia menangguhkan proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap M. Pardi sampai dilaksanakannya pertemuan bipartit. Selain itu, kedua belah pihak sepakat melanjutkan perundingan bipartit guna mencari solusi terbaik bagi seluruh pihak.
Hasil pertemuan kemudian disampaikan kepada seluruh peserta aksi yang menerima keputusan tersebut dengan tertib. Setelah penyampaian hasil dialog, massa secara sukarela membubarkan diri sehingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Keberhasilan pengamanan aksi unjuk rasa ini menunjukkan komitmen Polres Cilegon dalam mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada penyelesaian masalah melalui dialog. Polres Cilegon juga terus mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pekerja dan pelaku usaha, untuk mengedepankan musyawarah serta komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap permasalahan hubungan industrial demi menjaga stabilitas keamanan dan iklim investasi yang kondusif di Kota Cilegon.
Editor ; Jurnal kuhp biro cilegon























