CILEGON, JURNALKUHP.COM — Rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada akhir Agustus 2026 dinilai dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat prinsip meritokrasi sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi sumber daya manusia (SDM) terbaik asal Cilegon–Banten untuk berkontribusi dalam jajaran strategis perusahaan.
Aspirasi tersebut disampaikan M. Ibrohim Aswadi, Tokoh Muda Cilegon–Banten, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, keberadaan Krakatau Steel memiliki keterkaitan historis yang kuat dengan perkembangan Kota Cilegon sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional.
Karena itu, ia berpandangan bahwa talenta lokal yang memiliki kompetensi, integritas, pengalaman, rekam jejak dan kapasitas profesional semestinya memperoleh kesempatan yang adil untuk mengikuti proses nominasi dan seleksi apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“SDM Cilegon–Banten bukan kekurangan kapasitas. Banyak putra-putri Cilegon–Banten yang secara grade, kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak profesional sesungguhnya telah memenuhi bahkan sangat layak untuk menduduki posisi strategis hingga jajaran BoD PT Krakatau Steel,” ujar Ibrohim.
Ibrohim menegaskan, aspirasi tersebut tidak dimaksudkan sebagai tuntutan agar jabatan di PT Krakatau Steel diberikan semata-mata berdasarkan asal daerah.
Sebaliknya, ia mendorong agar proses pengisian jajaran Board of Directors (BoD) maupun organ perusahaan lainnya tetap berpegang pada prinsip profesionalitas dan meritokrasi.
Menurutnya, calon yang dipertimbangkan harus memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, disertai integritas, pengalaman, prestasi, kemampuan kepemimpinan serta rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Yang kami tuntut adalah kesempatan yang adil. Jika putra-putri Cilegon–Banten memiliki grade, kompetensi, integritas, pengalaman, dan kapasitas yang memenuhi standar, maka berikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi dan memimpin,” tegasnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan aspirasi yang sebelumnya disampaikan sejumlah elemen masyarakat Cilegon menjelang RUPS, yakni agar talenta lokal tidak memperoleh perlakuan khusus berdasarkan asal daerah, tetapi diberikan ruang untuk masuk dalam proses pemetaan dan seleksi secara objektif apabila memenuhi persyaratan.
Ibrohim menilai meritokrasi harus ditempatkan sebagai fondasi utama dalam menentukan figur yang akan mengisi posisi strategis di perusahaan.
Menurutnya, pengisian jajaran BoD tidak semestinya didasarkan pada kedekatan, kepentingan kelompok maupun faktor nonprofesional lainnya. Sebaliknya, seluruh kandidat perlu diukur berdasarkan kemampuan dan kebutuhan perusahaan.
“Di sinilah prinsip meritokrasi harus benar-benar ditegakkan. Pengisian jajaran BoD harus dilakukan berdasarkan kompetensi, integritas, pengalaman, prestasi, kepemimpinan, dan rekam jejak,” katanya.
Ia menambahkan, meritokrasi juga harus dimaknai sebagai tersedianya kesempatan yang terbuka dan adil bagi seluruh kandidat yang memenuhi standar.
Dengan demikian, putra-putri daerah tidak sekadar menjadi bagian dari ekosistem industri di Cilegon, tetapi juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan strategis apabila kompetensi mereka memang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Krakatau Steel dan Sejarah Cilegon
Krakatau Steel memiliki posisi penting dalam perjalanan industrialisasi Kota Cilegon. Keberadaan industri baja nasional tersebut turut membentuk ekosistem industri dan ekonomi yang berkembang di kawasan tersebut.
Karena itu, menurut Ibrohim, hubungan antara Krakatau Steel dan masyarakat Cilegon perlu terus dibangun dalam kerangka kemitraan yang produktif dan berkelanjutan.
Ia menilai penguatan industri nasional idealnya berjalan beriringan dengan pengembangan kualitas SDM serta ekosistem ekonomi masyarakat di daerah tempat industri tumbuh.
“Cilegon–Banten tidak hanya menjadi tempat berdirinya industri baja, tetapi juga memiliki SDM yang mampu memimpin industri baja tersebut,” ujarnya.
Aspirasi mengenai keterlibatan talenta lokal sebelumnya juga telah dituangkan dalam Maklumat Bersama Masyarakat Cilegon yang mendorong adanya talent mapping secara objektif dan transparan terhadap putra-putri daerah yang memiliki kompetensi di berbagai bidang, seperti industri, engineering, hukum, keuangan, manajemen, lingkungan, ketenagakerjaan, investasi, teknologi, tata kelola perusahaan, akademik hingga kewirausahaan. (Jurnal KUHP)
RUPS LB Diharapkan Jadi Momentum Perbaikan
Dengan rencana RUPS LB pada akhir Agustus 2026, Ibrohim berharap forum tersebut tidak hanya dipandang sebagai agenda korporasi untuk melakukan perubahan atau pengisian jabatan.
Menurutnya, RUPS LB dapat menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, regenerasi kepemimpinan, tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), sekaligus memastikan proses seleksi figur perusahaan berjalan secara objektif.
Ia juga menekankan bahwa aspirasi keterlibatan SDM Cilegon–Banten harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan terbaik bagi PT Krakatau Steel dan industri baja nasional.
“Tidak ada tuntutan agar SDM Cilegon ditempatkan hanya karena berasal dari Cilegon. Yang kami tuntut adalah kesempatan yang adil,” katanya.
Dalam konteks tersebut, keberadaan talenta lokal dapat dipetakan dan dinilai secara profesional. Apabila memenuhi kualifikasi dan kebutuhan perusahaan, mereka diharapkan memiliki kesempatan yang sama dengan kandidat lainnya untuk mengikuti tahapan seleksi.
Ibrohim menilai penguatan SDM merupakan bagian penting dari upaya membangun kembali daya saing dan keberlanjutan Krakatau Steel.
Menurutnya, perusahaan membutuhkan kepemimpinan yang memiliki kompetensi, integritas dan visi untuk menjawab tantangan industri baja nasional sekaligus memperkuat hubungan dengan ekosistem industri dan masyarakat.
“Jangan sampai talenta terbaik Cilegon–Banten hanya menjadi penonton di rumah industrinya sendiri,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat melihat aspirasi tersebut secara konstruktif. Keterlibatan SDM lokal, kata dia, bukan dimaksudkan untuk mengurangi standar profesional perusahaan, melainkan memastikan bahwa setiap talenta yang memenuhi persyaratan memperoleh kesempatan yang setara.
“Krakatau Steel adalah bagian dari sejarah Cilegon. Maka sudah waktunya putra-putri terbaik Cilegon–Banten tidak hanya menjadi bagian dari sejarahnya, tetapi juga ikut menentukan masa depannya,” tutur Ibrohim.
Ia kemudian menegaskan empat pesan utama yang menjadi semangat aspirasinya: membuka ruang bagi SDM Cilegon–Banten, menegakkan meritokrasi, mengukur kandidat berdasarkan kompetensi bukan kedekatan, serta memberikan kesempatan kepada mereka yang benar-benar mampu.
“Bangun kembali kejayaan Krakatau Steel bersama talenta terbaik negeri ini,” pungkasnya.
(Zn/Red).







































