Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita NasionalOrganisasiPartaiPemerintah

HUT ke-12 PROJO, Budi Arie: Persatuan Nasional dan Eksekusi Program Jadi Kunci Indonesia Maju

×

HUT ke-12 PROJO, Budi Arie: Persatuan Nasional dan Eksekusi Program Jadi Kunci Indonesia Maju

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JAKARTA, JURNAL KUHP – Ketua Umum Pro Jokowi (PROJO) Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya persatuan nasional, efektivitas pemerintahan, serta keberpihakan terhadap rakyat dalam mengawal perjalanan Indonesia menuju negara maju. Pesan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 PROJO, Minggu (23/8/2026).

Peringatan HUT ke-12 PROJO mengusung semangat “Setia di Garis Rakyat” dan menjadi momentum refleksi atas perjalanan organisasi sekaligus kontribusinya dalam dinamika kebangsaan. DPP PROJO sebelumnya menyatakan peringatan tahun ini mengangkat tema “Setia pada Perjuangan, Teguh dalam Prinsip, Mengawal Indonesia Maju”, dengan rangkaian kegiatan berupa diskusi politik, musik, ramah tamah, dan doa bersama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dalam keterangannya, Budi Arie menyampaikan harapan agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat berjalan sukses dan berkelanjutan, sehingga agenda pembangunan nasional dapat terus diarahkan menuju Indonesia yang lebih maju.

“Karena itu saya berharap semoga pemerintahan Pak Prabowo-Gibran bisa sukses, bisa berlanjut, sehingga bangsa ini atau negara ini bisa menuju arah kemajuan seperti yang dicanangkan Indonesia,” ujar Budi Arie.

Menurut dia, cita-cita tersebut membutuhkan kontribusi seluruh elemen bangsa. Setiap masyarakat, kata Budi Arie, dapat memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan bidang masing-masing.

Ia menilai tantangan Indonesia ke depan tidak ringan. Karena itu, persatuan nasional menjadi salah satu fondasi penting agar pembangunan dapat berjalan secara konsisten dan kepentingan rakyat tetap menjadi orientasi utama.

“Semua itu perlu kontribusi, perlu pengabdian dari kita semua tanpa terkecuali, sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Tantangan kita ke depan ini betul-betul luar biasa berat. Persatuan nasional menjadi penting,” katanya.

Budi Arie juga menekankan pentingnya pemerintahan yang dijalankan secara efisien dan efektif. Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari kebijakan yang dirancang, tetapi dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia berharap peningkatan kesejahteraan tidak berhenti pada kelompok masyarakat tertentu, melainkan dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat paling bawah.

“Bagaimana pemerintahan yang dijalankan secara efisien dan efektif, hingga kebermanfaatan bagi rakyat bisa betul-betul dirasakan. Kemajuan dan peningkatan kesejahteraan itu harus dirasakan rakyat yang paling kecil,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, PROJO menyatakan akan terus memberikan dukungan terhadap program-program pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, dukungan tersebut menurut Budi Arie bukan berarti menutup ruang kritik terhadap pelaksanaan kebijakan.

PROJO, kata dia, tetap akan memberikan masukan, saran, serta kritik konstruktif apabila ditemukan praktik atau pelaksanaan program yang dinilai tidak sesuai dengan tujuan awal.

“Yang kita dukung adalah program-program Presiden Prabowo atau program-program pemerintah, dengan terus memberikan input, saran terhadap praktik-praktik yang tidak benar,” katanya.

Budi Arie menilai salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan program pemerintah berada pada aspek eksekusi. Menurut dia, gagasan yang baik tidak akan memberikan hasil optimal apabila implementasinya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kesalahan ini bukan masalah idenya, tapi adalah eksekusinya dan praktiknya,” kata Budi Arie.

Ia mencontohkan bagaimana masyarakat kini semakin kritis dalam menilai pelaksanaan program pemerintah. Perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat dapat mengamati, menghitung, membandingkan, dan memberikan penilaian secara langsung terhadap berbagai kebijakan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi pemerintah agar setiap program benar-benar dilaksanakan secara transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-12, Budi Arie memaknai perjalanan PROJO sebagai bagian dari perjalanan bangsa dan perjuangan rakyat Indonesia.

Ia menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Maju 2045 tidak cukup hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga harus dibangun di atas prinsip keadilan sosial.

“Kita sadar betul bahwa rakyat harus terus diperjuangkan, karena kita ingin Indonesia Maju 2045 itu Indonesia yang maju berbasis keadilan sosial,” tuturnya.

Budi Arie menegaskan, keadilan sosial harus diwujudkan dalam kehidupan nyata dan tidak berhenti pada pidato maupun kegiatan seremonial.

“Saya setuju bahwa keadilan sosial itu harus dilaksanakan, harus diwujudkan, bukan sekadar dipidatokan, ceremony dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kesejahteraan rakyat merupakan bagian penting dari indikator kemajuan bangsa. Karena itu, seluruh energi, pikiran, perasaan, dan tindakan harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan negara.

“Komitmen untuk itu semua, makanya setiap artinya adalah semua tenaga, semua pikiran, semua perasaan, tindakan-tindakan kita memang untuk kepentingan rakyat. Tidak ada yang lain selain bagaimana memajukan negara ini dengan meningkatkan harkat dan martabat rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Arie juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kepercayaan publik.

Ia menyatakan PROJO mendukung langkah Presiden Prabowo dan pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi.

“Kita mendukung pemberantasan korupsi yang ditangani oleh Presiden Prabowo dan pemerintahan Prabowo. Kita dukung pemerintah untuk memberantas sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Menurut Budi Arie, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara serius karena praktik korupsi pada akhirnya dapat merugikan masyarakat dan menghambat pencapaian kesejahteraan.

Ia juga mendorong agar agenda legislasi yang berkaitan dengan pemberantasan dan pemulihan aset hasil kejahatan dapat segera diwujudkan. Dalam keterangannya, Budi Arie secara khusus menyinggung pentingnya Undang-Undang Perampasan Aset.

“Undang-Undang Perampasan Aset harus segera diwujudkan,” ujarnya.

Dorongan tersebut, menurutnya, sejalan dengan kebutuhan memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan pemberantasan korupsi memberikan efek nyata bagi negara dan masyarakat.

Budi Arie menilai perjalanan 12 tahun PROJO harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen organisasi terhadap kepentingan rakyat.

Peringatan HUT tidak semata-mata dipandang sebagai seremoni organisasi, melainkan sebagai ruang untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan perjuangan dan menentukan kontribusi PROJO ke depan.

DPP PROJO sendiri menjadikan Harlah ke-12 sebagai momentum untuk memperkuat barisan, merawat semangat gotong royong, serta meneguhkan komitmen kebangsaan dalam mengawal Indonesia Maju. (PROJO)

Bagi Budi Arie, tantangan pembangunan nasional membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Perbedaan pilihan maupun latar belakang tidak semestinya menghilangkan kepentingan bersama untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia.

Ia berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat terus bekerja secara efektif, terbuka terhadap kritik, dan memastikan kebijakan publik benar-benar menghadirkan manfaat bagi rakyat.

“Bagaimana memajukan negara ini dengan meningkatkan harkat dan martabat rakyat,” pungkasnya.

Memasuki usia 12 tahun, PROJO menegaskan kembali semangat “Setia di Garis Rakyat” sebagai bagian dari perjalanan organisasi. Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi pengingat bahwa keberpihakan kepada rakyat harus diwujudkan melalui kerja nyata, pengawasan kebijakan, kritik konstruktif, serta kontribusi bagi kemajuan Indonesia. (Red).

Example 120x600