LEBAK, JURNALKUH.COM — Aksi Damai dilakukan karena warga mengaku kesal dengan aktivitas tambang pasir yang kerap membuat jalan raya di Cimarga becek dan licin hingga membahayakn pengendara, Minggu, (6/7/2025).
Dalam aksi itu warga membentangkan tulisan-tulisan dan harapan satu di antaranya meminta pertolongan ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membersekan persoalan tersebut.
Dalam aksi itu, warga juga mengkritisi Surat Edaran dari Bupati Lebak terkait operasional truk di siang hari yang tidak digubris karena masih banyak truk pengangkut pasir beroperasi di siang hari.
“sementara itu Bani salah satu pengelola galian pasir, inti nya saya mendukung gerakan oleh masyarakat, itu hak mereka karena mungkin masyarakat menjadi resah adanya aktivitas beberapa penambang pasir masih menjual pasir basar karena tidak sesuai aturan yang di inginkan oleh masyarakat , jalan menjadi licin, rawan kecelakaan”, tegas warga.
lebih lanjut warga menerangkan, “kami galian pasir PT ASP menegaskan tudak menjual pasir basah, tapi pasir kering dan kami sesuai dengan tuntutan masyarakat”.
Disamping itu, warga juga menjelaskan bahwa, ‘karena di sini ada beberapa tambang pasir dan masih ada saja ada tambang pasir yang menjual pasir basah sehingga kami yang para petambang yang sudah sesaui aturan baik dari perijinanya dan tuntutan masyarakat kena dampaknya, karyawan yang bekerja di sini PT ASP 90 persen dari warga sekitar”, tutupnya.
Reporter :Hendri
Editor: Redaksi Biro kabupaten Lebak





















