Lebak, JURNALKUHP.COM – Aksi pembegalan dengan modus mengaku sebagai petugas leasing kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lebak. Kali ini menimpa dua warga Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, yakni Andi dan Epul, pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurut keterangan korban, peristiwa bermula saat mereka tengah mengendarai sepeda motor di jalan kawasan Cipancur, Rangkasbitung, tepatnya melintas arah Baso Cungking. Tiba-tiba, mereka dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
“Kami sempat berdebat di lokasi. Mereka mengaku dari pihak leasing dan mau menarik motor kami. Tapi saat kami tanya surat tugas atau bukti resmi, mereka tidak bisa menunjukkannya,” ujar Epul kepada wartawan.(kemis/7/5/2026)
Tak lama berselang, datang tambahan dua sepeda motor lain yang diduga merupakan rekan pelaku. Total pelaku diperkirakan berjumlah enam orang.
Korban menilai tindakan tersebut mencurigakan, terlebih kendaraan yang digunakan pelaku bukanlah kendaraan operasional resmi penarikan leasing.
“Ini kan motor kami bukan kredit dari dealer, tapi motor pribadi jenis RX King yang sudah lama saya miliki. Mereka juga pakai motor RX King, bukan kendaraan resmi leasing. Wajar kalau kami minta bukti,” jelas Epul.
Dalam situasi tersebut, para pelaku kemudian meminjam kunci motor korban dengan dalih untuk pengecekan. Namun setelah kunci diberikan, pelaku langsung membawa kabur kendaraan milik korban.
“Saya hafal wajah mereka. Beberapa di antaranya sering terlihat di daerah Rangkasbitung. Ini bukan petugas leasing, tapi diduga begal dengan modus mengaku penarik kendaraan,” tegasnya.
Atas kejadian ini, korban berharap pihak kepolisian segera bertindak untuk mengungkap pelaku dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap modus kejahatan yang mengatasnamakan leasing. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu meminta identitas resmi serta dokumen lengkap jika ada pihak yang mengaku hendak menarik kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut.
(Hendri)























