Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPC Lebak Dorong Dapur SPPG Yang Ada Di
EBAK,JURNALKUHP.COM – Sugguh miris dan menjadi perhatian Publik dibeberapa SPPG di kabupaten Lebak terutama yang di kunjungi tim Fast Respon Indonesia Center DPC Lebak masih banyak aturan yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat masih di abaikan dan bisa mempengaruhi kwalitas pada menu makanan dan lingkungan setempat.
A.Sutisna ketua Fast respon Indonesia Center (DPC ) FRIC kabupaten Lebak menyampaikan ke beberapa media ” Saya perihatin sekali kepada para pelaku mitra usaha Dapur SPPG ,masih ada yang abai terhadap aturan yang ditentukan oleh BGN Pusat,tegasnya.
Terutama IPAL yang masih kotor hasil dari penjernihan terakhir,tempat sampah masih terbuka,Chef dan penjamah belum ada sertifikatnya,mes sangat minim belum maksimal dan SLHS terkatung-katung belum di tempuh,sedangkan dalam pelaksanaan operasionalnya dari mulai runing ada yang sampai 2-4 bulan dan ada juga sampai 6 bulan , tapi persyaratannya masih ada yang belum selesai,imbuhnya.
Tujuan kami mendorong dan memonitor program Dapur MBG ini selain memberi masukan adan kritik untuk membangun untuk perubahan ke beberapa titik lokasi yang ada di kabupaten Lebak,agar pelaksanaanya benar-benar di jalankan sesuai SOP sehingga program tersebut tidak ada kendala,serta program ini bisa berhasil,tutupnya.
(Hendri)























