Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKesehatanLaporan KhususLaporan WargaMBGPemerintah

Menu MBG Mentah di SMAN 1 Cigemblong Viral, Tanue Wijaya: Ini Bukan Kelalaian, Tapi Pembiaran

×

Menu MBG Mentah di SMAN 1 Cigemblong Viral, Tanue Wijaya: Ini Bukan Kelalaian, Tapi Pembiaran

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi pelajar justru menuai kecaman publik. Sebuah video yang memperlihatkan pembagian menu MBG dalam kondisi mentah kepada siswa SMAN 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, viral di media sosial pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam video yang beredar luas, terlihat sejumlah bahan makanan diberikan tanpa diolah dan tidak siap konsumsi. Pada Jumat (23/1/2026), siswa menerima menu berupa tahu satu buah, jagung mentah empat potong, telur mentah satu butir, susu kotak merek Cimory, serta lengkeng dua hingga tiga biji. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan sekaligus kekhawatiran akan aspek keamanan pangan bagi peserta didik.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Sejumlah siswa menyampaikan bahwa makanan yang diterima tidak layak dikonsumsi langsung. Bahkan, pemberian bahan mentah dinilai berpotensi membahayakan kesehatan apabila tidak ditangani dengan benar.

Keluhan serupa juga terjadi sehari sebelumnya, Kamis, 22 Januari 2026. Pada hari itu, siswa menerima menu bihun, keripik tempe, orak-arik telur, nasi kuning, serta buah melon yang diduga sudah basi dan berlendir. Kondisi buah tersebut kembali memicu pertanyaan serius terkait standar kualitas dan pengawasan dapur penyedia MBG.

Menanggapi polemik tersebut, Tanue Wijaya, Ketua Gerib Jaya, melontarkan kritik keras. Ia menilai peristiwa ini bukan sekadar kesalahan teknis di lapangan, melainkan mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dalam pelaksanaan program nasional.

“Ini bukan kelalaian kecil. Jika benar makanan mentah dan diduga tidak layak konsumsi dibagikan kepada anak sekolah, maka ini adalah bentuk pembiaran yang tidak bisa ditoleransi. Program negara tidak boleh dijalankan secara asal-asalan,” tegas Tanue Wijaya.

Tanue mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG ke SMAN 1 Cigemblong. Ia juga meminta dilakukan audit kualitas pangan agar kejadian serupa tidak terjadi di sekolah lain.

Berdasarkan informasi yang berkembang, dapur SPPG tersebut diduga berada di bawah naungan Yayasan Permas Agung. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur maupun yayasan terkait belum memberikan klarifikasi resmi, meskipun isu ini telah menjadi perhatian publik.

Kasus ini menambah daftar persoalan serius dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis dan menjadi peringatan keras bagi pemerintah agar tidak mempertaruhkan kesehatan generasi muda demi menjalankan program secara seremonial tanpa pengawasan ketat.

 

Editor : Redaksi Biro serang

Example 120x600