Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Laporan WargaPemkot Cilegon

Kebakaran Ilalang Dekat Permukiman di Ketileng, Lurah Apresiasi Kesigapan Damkar Cilegon

×

Kebakaran Ilalang Dekat Permukiman di Ketileng, Lurah Apresiasi Kesigapan Damkar Cilegon

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNAL KUHP — Kebakaran ilalang yang terjadi di sekitar Kantor Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, pada Kamis (17/9/2026) siang, sempat membuat warga panik. Lokasi kebakaran yang berada berdekatan dengan rumah warga menjadi perhatian karena berpotensi meluas, terlebih kondisi musim kemarau disertai angin yang cukup kencang.

Lurah Ketileng, Hilman Setiaji, saat diwawancarai JURNAL KUHP pada Jumat (18/9/2026), mengatakan kejadian tersebut diketahui setelah pihak kelurahan menerima pengaduan warga sekitar pukul 13.00 WIB.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Memang kemarin sekitar jam 13.00 lewat ada pengaduan warga langsung ke Pak Lurah terkait kebakaran ilalang yang sebelah kantor kelurahan, berdekatan kanan kirinya dengan warga dan rumah warga,” ujar Hilman.

Menurutnya, setelah menerima laporan, pihak kelurahan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon untuk melakukan penanganan.

Hilman mengatakan, respons cepat petugas Damkar membuat api dapat segera dikendalikan. Sekitar 14 menit setelah menerima laporan, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama masyarakat serta unsur lingkungan.

“Langsung telepon Damkar secepat kilat dan sigapnya luar biasa tim Damkar Kota Cilegon. 14 menit langsung datang ke lokasi,” katanya.

Dalam proses penanganan, warga bersama Ketua RT, Ketua RW, staf kelurahan dan unsur masyarakat lainnya turut bergerak membantu petugas Damkar.

“Bersama dengan warga, Pak RT, Bu RT, Pak RW, staf kelurahan semuanya berbaur, bahu membahu dengan tim Damkar. Alhamdulillah jam 2 tepat api bisa dipadamkan,” ungkap Hilman.

Hilman menegaskan, respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Menurutnya, kondisi kedaruratan dapat terjadi dalam berbagai bentuk sehingga diperlukan kesiapsiagaan pemerintah bersama masyarakat.

“Kita dari Damkar dan dari kelurahan itu sigap tanggap terkait dengan tanggap kedaruratan, siap siaga terhadap bencana kedaruratan. Bencana itu kan macam-macam, ada bencana kebakaran, ada bencana alam,” jelasnya.

Pihak Kelurahan Ketileng juga telah meneruskan informasi mengenai kejadian tersebut kepada Camat Cilegon. Koordinasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Sementara itu, Camat Cilegon, Maman Herman, S.E., M.M., menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kota Cilegon, khususnya warga Kelurahan Ketileng, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah, ilalang, maupun material mudah terbakar secara sembarangan, terutama pada kondisi musim kemarau ketika lingkungan cenderung kering dan api lebih mudah menjalar.

Maman juga mengajak masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas ketika terjadi kebakaran, tetapi turut mengambil peran dalam upaya pencegahan sejak dini.

Menurutnya, kepedulian masyarakat, RT dan RW, serta aparatur kelurahan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap keadaan darurat.

Selain menyampaikan imbauan, Maman memberikan apresiasi kepada Lurah Ketileng beserta jajaran, RT dan RW setempat serta masyarakat yang dinilai bergerak cepat ketika mengetahui adanya kebakaran.

Ia menilai respons bersama di tingkat lingkungan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi dan gotong royong dalam menghadapi kejadian darurat.

Maman juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cilegon yang bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Menurutnya, petugas Damkar tetap memberikan pelayanan dengan totalitas dalam menjalankan tugas di lapangan, meskipun dalam pelaksanaan tugasnya masih menghadapi keterbatasan anggaran.

Apresiasi tersebut, kata Maman, menjadi dorongan agar sinergi antara pemerintah, petugas kebencanaan dan masyarakat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Hilman Setiaji kembali mengingatkan masyarakat Kelurahan Ketileng, mulai dari RW 01 hingga RW 04, agar tidak melakukan pembakaran terbuka yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pesannya, stop bakar-bakaran apa pun itu dalam rangka mencegah. Karena memang ini musim kemarau, banyak kejadian-kejadian ilalang kebakaran kemudian sampah kebakaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebakaran terkadang bermula dari aktivitas sederhana seperti membakar sampah. Api yang semula diperkirakan aman dapat merambat apabila ditinggalkan, terlebih ketika kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.

“Sebetulnya tidak sengaja, untuk membersihkan sampah, tetapi ditinggal sedikit ke mana-mana apinya karena musim kemarau ditambah dengan angin yang cukup kencang,” tuturnya.

Karena itu, Hilman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyampaikan edukasi mengenai bahaya pembakaran sampah maupun ilalang.

“Kalau perlu diumumkan ke masjid-masjid dengan pengeras suara, bahayanya membakar sampah atau membakar ilalang ini akan fatal terhadap kita semua,” katanya.

Imbauan juga ditujukan kepada pemilik maupun penghuni rumah kontrakan. Hilman mengingatkan bahwa keamanan tidak hanya menyangkut tempat tinggal masing-masing, tetapi juga lingkungan di sekitarnya.

“Jangan melihat bahwa itu aman-aman saja. Aman di kontrakannya, tapi belum tentu aman di sebelahnya,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat terus membangun kepedulian bersama dengan saling mengingatkan terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Bahu membahu untuk menyampaikan bahaya, stop untuk kebakaran ini,” ujarnya.

Kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Kewaspadaan, komunikasi cepat, serta koordinasi antara warga, RT/RW, kelurahan, kecamatan dan dinas terkait menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko kebakaran.

Menutup keterangannya, Hilman menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat petugas Damkar Kota Cilegon dalam menangani kejadian tersebut.

“Satu kata untuk Pemerintah Kota Cilegon, sigap terhadap kebencanaan,” pungkasnya.

 

(Red).

Example 120x600