Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Laporan Warga

Jeritan Warga Buyut Mekar: Butuh Jalan Aman, Bukan Janji Pembangunan

×

Jeritan Warga Buyut Mekar: Butuh Jalan Aman, Bukan Janji Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Lebak,JURNALKUHP.COM – Kondisi memprihatinkan terjadi pada Jumat (27/02/2026) di Kampung Batukarut RT 0001/RW 0003, Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Jalan poros kabupaten yang menjadi akses utama penghubung Desa Buyut Mekar dan Desa Ciuyah rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan tiba.

Sejumlah kendaraan roda dua dilaporkan sering terguling akibat jalan licin dan berlumpur. Sementara kendaraan roda empat kerap terperosok dan kesulitan melintas. Warga menyebut kondisi ini bukan lagi sekadar jalan rusak, melainkan sudah seperti “kedokan dadakan”.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Genangan air dan lumpur tebal membuat aktivitas masyarakat terganggu. Anak-anak sekolah tampak harus berjalan perlahan sambil menjaga keseimbangan agar tidak terpeleset. Para pedagang sayur pun turut terdampak. Beberapa di antaranya dilaporkan terjatuh sehingga dagangan rusak dan mengalami kerugian.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Pagi-pagi berangkat masih rapi, pulangnya malah kotor karena jalan becek dan berlumpur. Banyak tukang sayuran jatuh karena licinnya jalan ini. Katanya Lebak Ruhay, tapi kenyataannya seperti ini. Kami minta segera diperbaiki,” ujarnya dengan nada kecewa.

Warga lainnya menambahkan, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan namun belum ada penanganan serius.

“Kami sudah lelah mengeluh. Anak-anak harus berjuang ke sekolah, pedagang dagangannya rusak, bahkan warga lansia kesulitan melintas. Kami hanya ingin jalan yang layak, bukan mewah, tapi aman dilalui,” katanya.

Menurut warga, kondisi ini bukan sensasi semata, melainkan jeritan masyarakat kecil yang setiap hari harus berjibaku dengan lumpur demi mencari nafkah dan menuntut ilmu.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak agar segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun pengajuan anggaran pembangunan. Warga juga meminta pihak terkait turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

“Ini jalan poros kabupaten, akses utama warga. Jangan sampai dibiarkan terus. Kami butuh tindakan nyata,” tegas seorang warga lainnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media terkait kondisi jalan tersebut, Kepala Desa Buyut Mekar belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti respons dari Pemerintah Kabupaten Lebak terkait perbaikan jalan. Masyarakat berharap slogan pembangunan dan kesejahteraan tidak hanya menjadi narasi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk nyata yang dapat dirasakan langsung.

 

EDITOR: Redaksi Biro kb lebak

Example 120x600