LEBAK,JURNALKUHP.COM – Kondisi jembatan gantung di Kampung Belendung, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, mulai dikeluhkan warga. Padahal, jembatan yang direhab menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak tersebut baru selesai dikerjakan pada akhir Desember 2024.
Seorang warga H.Rukmanul Hatta sekaligus Sekretaris DPD ormas Badak Banten Kabupaten Lebak, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan rehabilitasi tersebut.Perehaban akhir Desember 2024 kan belum lama, tapi lihat sekarang kondisinya sudah parah. Warga sangat menyayangkan pelaksanaan yang asal-asalan,”minggu (17/8/2025
Kini, belum genap setahun, kondisi jembatan sudah memprihatinkan. Lantai dan bagian pengaman jembatan terlihat mulai rusak sehingga membahayakan masyarakat yang melintas. ucapnya
ia juga menambahkan Jembatan gantung ini merupakan akses vital yang menghubungkan warga Kampung Belendung dengan desa lain di sekitarnya. Kerusakan yang terjadi dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan tersebut.
Kami berharap pemerintah kabupaten Lebak segera melakukan evaluasi dan memperbaiki jembatan agar tidak menimbulkan korban di kemudian hari. tutupnya
Hingga berita ini diterbitkan,media berusaha untuk mengkonfirmasi pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.
Reporter :surna/azis
Editor : Redaksi biro kb Lebak























