Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaDPRDPRDLaporan KhususLaporan WargaNasional

Gedung DPRD Makassar Terbakar, Tiga Orang Tewas Terjebak Api Saat Rapat Paripurna

×

Gedung DPRD Makassar Terbakar, Tiga Orang Tewas Terjebak Api Saat Rapat Paripurna

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


MAKASSAR, JURNALKUHP.COM – Jumlah korban jiwa dalam tragedi kebakaran gedung DPRD Kota Makassar, Jumat malam (29/8/2025), bertambah menjadi tiga orang. Tim gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah tambahan, yakni Sarinawati (25) dan Akbar (27), yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam gedung.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kedua korban langsung dibawa ke ruang jenazah Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, untuk proses identifikasi. “Dua jenazah masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi oleh tim Dokpol. Pihak keluarga dan rekan-rekan korban juga telah menunggu untuk proses penjemputan jenazah,” ujar AKP Ade Firmansyah, anggota Biddokkes Polda Sulsel, saat ditemui di kantornya.

Sebelumnya, korban pertama yang dilaporkan meninggal dunia adalah Saiful Akbar, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kantor Camat Ujung Tanah. Saiful diduga nekat melompat dari lantai 4 saat kobaran api melalap gedung DPRD. Nyawanya tidak tertolong meski sempat mendapatkan perawatan di RS Grestelina.

Informasi yang dihimpun Jurnal KUHP menyebutkan, Akbar alias Abay merupakan staf di bagian Humas DPRD Makassar. Beberapa saat sebelum ditemukan tewas, ia sempat mengirimkan video terakhir ke grup WhatsApp sahabatnya.

Sementara itu, Sarinawati diketahui adalah asisten pribadi Andi Tenri Uji, anggota DPRD Makassar dari Fraksi PDIP. Kedua korban meninggal akibat luka bakar berat di sekujur tubuh.

Akbar berdomisili di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar. Sedangkan Sarinawati berasal dari Desa Salero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone. Suasana duka menyelimuti ruang jenazah Biddokkes Polda Sulsel yang dipadati keluarga, kerabat, hingga rekan sejawat korban.

Kebakaran terjadi saat massa aksi membakar sejumlah kendaraan di halaman gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani. Aksi unjuk rasa awalnya digelar untuk mengecam kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online di Jakarta, sehari sebelumnya (28/8/2025).

Api dengan cepat melahap bangunan DPRD yang saat itu tengah menggelar Sidang Paripurna, dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, sejumlah kepala dinas, dan para staf. Petugas damkar hingga Sabtu dini hari masih berupaya melakukan pendinginan lokasi bersama tim gabungan BPBD dan Dinas Kesehatan.

Sejumlah kendaraan bermotor milik anggota dewan dan pegawai turut hangus terbakar. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait kronologi lengkap kerusuhan yang pecah di beberapa titik Kota Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Didik Supranoto, saat ditemui di kantornya memilih enggan berkomentar.

 

Red.

Example 120x600