Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Kesehatan

Diduga Oknum Dokter RSUD Adjidarmo lakukan Malapraktek , LSM GMBI Akan Lapor Ke MKEK dan Kemenkes

×

Diduga Oknum Dokter RSUD Adjidarmo lakukan Malapraktek , LSM GMBI Akan Lapor Ke MKEK dan Kemenkes

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM – LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Provinsi Banten tuntut penjelasan kepada pihak RSUD adjidarmo Lebak karena di duga telah lalai atau tidak profesional dalam menangani tindakan operasi kepada pasien yang mengakibat hasil operasi tersebut terjadi pembekakan dan infeksi pada pasien

Hasim Koordinator Devisi investigasi Wilter Banten LSM GMBI yang di beri kuasa dari pasien mengungkapkan ,awal masuk pasien ke RSUD adjidarmo tanggal 11 Mei 2025 setelah di lakukan pemeriksaan kondisi pasien, dokter mengatakan terdiagnosis ada penyumbatan usus akhirnya di lakukan operasi dengan memotong usus seruas jari setelah di operasi pasien mengalami pembengkakan pada perut hasil operasi tersebut. kata hasim kepada media. Sabtu( 30/8)

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

lanjut Hasim, lalu keluarga pasien mempertanyakan hal tersebut kepada dokternya,jawaban dokter tersebut ” itu tidak apa apa, itu hasil dari hasil operasi “kemudian pasien dinyatakan oleh dokter sudah membaik dan pulangkan pada tanggal 17 Mei 2025.terangnya

setelah di rumah hanya sehari semalam terjadilah kebocoran(robek) pada bekas operasi dan mengeluarkan kotoran dari dalam perut pasien sehingga di bawa lagi ke RSUD adjidarmo tanggal 19 Mei 2025 dan di lakukan kembali operasi yang kedua

dari hasil pemeriksaan dokter adanya kelenjar getah bening sehingga harus di potong bagian usus ±2 meter dan di pasang kantong stoma pada perut pasien dari keterangan dari pihak keluarga pasien yang di katakan dokter katanya tiga bulan akan sembuh, tapi nyatanya malah keadaan pasien memburuk. ujar hasim

lalu pihak RSUD adjidarmo memberikan memberikan rujukan untuk di bawa ke RSCM jakarta pada tanggal 14 Agustus 2025 sampai saat ini pasien masih di rawat sana dan keadaanya pasien sangat mengkhawatirkan bahkan sangat kurus

untuk itu kami telah melakukan audensi kepada pihak RSUD adjidarmo bersama dinas kesehatan Lebak untuk meminta penjelasan dan dan pertanggungjawaban dari RSUD adjidarmo atas apa tindakan dokter bedah di duga lalai dan tidak profesional yang merugikan pasien baik kesehatan, psikologi, mental dan materi.

perihal masalah ini kami LSM GMBI akan melaporkan ke MKEK( Majlis Kehormatan Etik Kedokteran) atau Kementrian Kesehatan ( Kemenkes) untuk di tindaklanjuti. tegas nya

sementara Dr Joe humas RSUD adjidarmo mengatakan perihal ini saya akan sampaikan kepada direktur RSUD adjidarmo dan alangkah baiknya pasien ini bisa komunikasi intens dengan dokter yang menanganinya. tukasnya

 

Reporter :Tim

Editor : Hendri Redaksi biro kb lebak

 

Example 120x600