Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Dinas Pendidikan

Diduga Kurang Pengawasan, Pekerjaan Revitalisasi SMPN 4 Gunung Kencana Jadi Sorotan

×

Diduga Kurang Pengawasan, Pekerjaan Revitalisasi SMPN 4 Gunung Kencana Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMPN 4 Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp938.583.000, menjadi perhatian sejumlah pihak.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan pada Selasa (23/6/2026), ditemukan dugaan penggunaan material besi pada pekerjaan pondasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Di lokasi pekerjaan terlihat adanya campuran besi ulir ukuran 13 mm, besi polos ukuran 12 mm, dan besi polos ukuran 8 mm yang digunakan pada rangka pondasi sebelum dilakukan pengecoran.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam program revitalisasi tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, Kepala SMPN 4 Gunung Kencana, Endang Wahyudin, menjelaskan bahwa kondisi tersebut telah diperiksa dan dilakukan perbaikan sesuai arahan konsultan pengawas.

“Maaf Pak, semuanya sudah diperiksa dan diperbaiki berdasarkan RAB dan arahan konsultan hari ini. Besi menggunakan besi 12. Sudah diperbaiki Pak, kemarin belum dicor langsung diganti Pak,” ujar Endang melalui pesan singkat, Selasa (24/6/2026).

Sementara itu, Ruswa Ilahi selaku pengurus Korwil Ormas Badak Banten menilai adanya temuan tersebut diduga terjadi akibat kurang optimalnya pengawasan di lapangan.

“Seharusnya konsultan pengawas maupun Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) lebih aktif berada di lokasi pekerjaan untuk memberikan arahan kepada pekerja agar penggunaan material sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Kami sangat mendukung program revitalisasi sekolah ini karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Namun pengawasan harus diperkuat agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai harapan dan tujuan program,” kata Ruswa.

Selain persoalan besi pondasi, Ruswa juga menyoroti penggunaan material semen yang diduga tidak sesuai dengan yang tercantum dalam RAB. Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian pihak terkait guna memastikan seluruh material yang digunakan memenuhi ketentuan dan standar yang berlaku.

Ia berharap pihak pelaksana, konsultan pengawas, serta instansi terkait dapat terus melakukan pengawasan dan evaluasi selama proses pembangunan berlangsung sehingga kualitas pekerjaan dapat terjaga dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah menyatakan bahwa temuan terkait penggunaan besi pada pondasi telah ditindaklanjuti dengan perbaikan sebelum proses pengecoran dilakukan. Namun demikian, pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan tetap dinilai penting guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

 

(Red

Example 120x600