Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKritik PublikLaporan Warga

Cecep ZF Tanggapi Pernyataan Plt Sekda Soal Mutasi, Soroti Dampak terhadap Kinerja Birokrasi

×

Cecep ZF Tanggapi Pernyataan Plt Sekda Soal Mutasi, Soroti Dampak terhadap Kinerja Birokrasi

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, yang memastikan tidak ada mutasi pejabat pada pekan ini, mendapat tanggapan dari Cecep ZF.

Dalam keterangannya di salah satu media, Plt Sekda menegaskan bahwa informasi terkait pelantikan pejabat pada pekan ini tidak benar dan tidak dapat dipastikan sumbernya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Tidak benar. Apalagi kalau yang mengabarkan pejabat tidak jelas. Kabar pelantikan itu yang tahu hanya Pak Wali, Wakil, dan saya. Kalau dari pejabat tidak jelas itu tidak benar,” ujar Aziz.

Menanggapi hal tersebut, Cecep ZF menyampaikan pandangannya dengan menekankan pentingnya kepastian dalam pengisian jabatan strategis demi menjaga efektivitas kinerja pemerintahan.

Menurutnya, meskipun kewenangan mutasi berada pada kepala daerah, keberadaan pejabat definitif pada posisi penting tetap menjadi faktor krusial dalam mendukung pelayanan publik.

“Yang jelas, jika mutasi pejabat tidak segera dilakukan, hal ini berpotensi memperlambat kinerja birokrasi. Pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu apabila posisi strategis belum diisi oleh pejabat definitif yang kompeten,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Cecep juga menilai bahwa dinamika birokrasi membutuhkan respons yang adaptif dari pimpinan daerah, terutama dalam memastikan stabilitas organisasi pemerintahan.

“Ketika posisi penting dibiarkan kosong atau hanya diisi Plt dalam waktu lama, pengambilan keputusan menjadi tidak optimal. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah dapat dikomunikasikan secara terbuka kepada publik guna menghindari munculnya spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“Transparansi menjadi kunci agar tidak muncul berbagai persepsi yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik. Pemerintah tentu memiliki pertimbangan, namun penyampaian yang jelas juga penting,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa prinsip meritokrasi dan profesionalisme harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan.

“Ini bukan semata soal administrasi, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintahan harus berjalan efektif, transparan, dan profesional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Plt Sekda sebelumnya juga menegaskan bahwa pelantikan pejabat merupakan kewenangan kepala daerah. Oleh karena itu, setiap informasi terkait mutasi harus mengacu pada sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. (Zain/red).

Example 120x600