Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosialTemuan Kasus

Sewa Mobil Dinas Rp162 Juta, Disdukcapil Cilegon Disorot Publik

×

Sewa Mobil Dinas Rp162 Juta, Disdukcapil Cilegon Disorot Publik

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON,JURNALKUHP.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon menjadi sorotan publik setelah munculnya informasi mengenai anggaran sewa kendaraan dinas senilai Rp162 juta. Besarnya anggaran tersebut memicu pertanyaan dari sejumlah elemen masyarakat, terlebih di tengah dorongan efisiensi belanja daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun, Disdukcapil Cilegon menganggarkan Rp162.000.000 untuk menyewa kendaraan dinas. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai jenis kendaraan yang disewa maupun tujuan spesifik penggunaannya.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Sejumlah aktivis dan masyarakat sipil menyayangkan kebijakan tersebut. Mereka menilai alokasi dana sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan pelayanan publik yang lebih mendesak.

“Pejabat publik harusnya bijak dalam menggunakan anggaran. Apalagi kondisi Kas Daerah juga belum sepenuhnya stabil,” ujar salah satu aktivis (28/08/25) yang enggan disebutkan namanya.

Kritik juga datang dari media lokal, JurnalKuhp, yang turut mencoba mengonfirmasi informasi ini kepada Kepala Dinas Disdukcapil Cilegon. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari pihak Disdukcapil maupun Pemerintah Kota Cilegon.

Kurangnya transparansi mengenai penggunaan anggaran ini menimbulkan beragam spekulasi di tengah masyarakat. Publik pun mendesak agar Disdukcapil segera memberikan klarifikasi terbuka terkait alokasi dana sewa kendaraan dinas tersebut.

“Kalau memang ada urgensinya, silakan dijelaskan kepada publik. Tapi kalau tidak jelas, justru menimbulkan kecurigaan,” tambah warga lainnya.

JurnalKuhp menyatakan tetap membuka ruang bagi Disdukcapil maupun instansi terkait untuk memberikan hak jawab guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

REPORTER : Bagus ramadhan
EDITOR : Jurnalkuhp.com

Example 120x600