Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

Dishub Cilegon Tetap Semangat Berikan Layanan Prima di Tengah Maraknya Truk Bermuatan Besar

×

Dishub Cilegon Tetap Semangat Berikan Layanan Prima di Tengah Maraknya Truk Bermuatan Besar

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON,JURNALKUHP.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan transportasi yang prima, meskipun tengah menghadapi lonjakan volume kendaraan truk bermuatan besar di sejumlah titik padat wilayah Cilegon.

Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri, menjelaskan bahwa peningkatan kendaraan angkutan barang ini terjadi akibat kebijakan pembatasan jam operasional di wilayah lain di luar Cilegon, yang membuat arus kendaraan logistik beralih ke kota industri tersebut.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Pengawasan ini muncul karena adanya bangkitan tambahan. Sebelumnya memang sudah ada truk besar yang melintas, tetapi tidak semarak sekarang. Ini akibat pembatasan di wilayah lain sehingga pergerakan kendaraan logistik beralih ke Cilegon,” ujar Heri kepada awak media, Rabu (9/10/2025).

Menurut Heri, peningkatan arus kendaraan terutama terjadi di jalur strategis seperti Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan wilayah Bojonegara, yang menjadi titik perlintasan utama kendaraan bermuatan material seperti pasir dan bahan bangunan.

“Ketika wilayah satu ditutup, otomatis kebutuhan material dialihkan ke wilayah lain yang memiliki sumber bahan tersebut. Maka jelas, bangkitan volume kendaraan akan muncul di Cilegon,” tambahnya.

Dishub Cilegon terus berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten dan pihak kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas serta menertibkan kendaraan besar yang parkir sembarangan di titik-titik rawan kemacetan, termasuk di pintu Tol Cilegon Timur (Ciltim).

“Ciltim menjadi titik krusial karena sering terjadi konflik arus kendaraan dari berbagai arah. Maka perlu pengawasan ketat agar kendaraan tidak berhenti di lokasi tersebut karena membahayakan pengguna jalan lainnya,” jelas Heri.

Ia menambahkan, langkah pengaturan dan pengawasan tersebut dilakukan atas arahan langsung Wali Kota Cilegon, yang meminta agar pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah peningkatan aktivitas kendaraan logistik.

“Pak Wali sudah mengantisipasi kondisi ini dua minggu lalu dengan menginstruksikan kami menyiapkan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan. Prinsipnya, kami tetap semangat memberikan pelayanan terbaik meskipun beban kerja meningkat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Heri berharap dengan pengawasan intensif, koordinasi antarlembaga, serta dukungan penuh dari Wali Kota, kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Kota Cilegon dapat terus terjaga.

REPORTER : Hairullah
EDITOR : Jurnalkuhp.com

Example 120x600