LEBAK, JURNALKUHP.COM – Jalan Raya Kopi – Sangiang Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten sebagai akses utama di beberapa titik banyak mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalan yang berjarak lebih kurang 15,5 Km dari Kopi ( Desa Parungsari, Sajira) sampai Prapatan Cibedil (Desa Sangiang,Maja) dikeluhkan oleh warga dan pengguna yang melintasi jalan tersebut.
Dari Pantauan awak media ada beberapa titik kerusakan jalan. Senin,25/03/2025. Seperti di Desa Buyut Mekar pas pertigaan tikungan Kampung Batu Karut nampak jalan rusak parah dengan kondisi jalan berlubang besar dan lebar. Pada saat musim hujan jalan tersebut tergenang dan tertutup air hujan sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Warga berharap agar pemerintah kabupaten Lebak segera memperbaiki jalan yang rusak agar pengguna jalan nyaman berkendara. Apalagi menjelang Idul Fitri warga dan pengguna jalan banyak yang memanfaatkan jalan tersebut untuk kepentingan arus mudik.
Seperti dibeberapa lokasi menjelang Idul Fitri Beberapa jalan sedang diperbaiki. Pantauan awak media para pekerja dinas pekerjaan umum sedang memperbaiki jalan sepanjang Rangkas Bitung – Kopo – Maja.
Warga berharap perbaikan jalan juga dapat dirasakan oleh warga Kecamatan Maja tepatnya di jalur Kopi – Sangiang.
Selain di Desa Buyut Mekar jalan rusak juga ditemui di Desa Binong yang cukup lumayan Parah. tepatnya di kampung Kadu Panak Desa Binong. Pengendara motor atau mobil biasanya mencari jalan yang sedikit lebih baik dengan mengambil lajur kanan, padahal sangat berbahaya karena ada kendaran lain didepannya dari arah yang berlawanan sehingga rawan terjadi tabrakan (kecelakaan) apalagi dalam kecapatan tinggi.
Selain itu kerusakan jalan juga terjadi di Desa Pasir Kembang Maja, masih jalan Raya kopi – Maja. Kurang lebih 2 kilo meter jalan rusak dan parah sehingga kenyamanan warga dan pengguna jalan sangat terganggu dan sangat dikeluhkan oleh warga sekitar.
Sementara Jumlah jalan rusak di Kabupaten Lebak ada sekitar 180 kilometer. Ini berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lebak. Jumlah ini cukup signifikan dan memerlukan perhatian dari pemerintah setempat untuk melakukan perbaikan.
Selain itu menurut informasi dari Dinas PUPR bahwa pada 2025 ini jumlah perbaikan jalan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 lalu. Dimana pada tahun 2024 jumlah perbaikan jalan sepanjang 40 km. Sementara pada tahun 2025 ini perbaikan jalan hanya sekitar 7 km.
Sekalipun ada penurunan perbaikan jalan yang cukup signifikan, Warga Maja berharap agar pemerintah kabupaten Lebak memperhatikan jalan dan infrastruktur lainya karena saat ini Maja sedang menjadi sorotan dari pemerintah dan para investor.
Ahmad Jajuli (Redaksi Kabupaten Lebak)























