CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pemerintah Kota Cilegon kembali menggelar ajang tahunan Penganugerahan Lomba Inovasi Award ke-IV Tahun 2026 dengan penuh kemeriahan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 18 April 2026 di Aula BAPPEDA Kota Cilegon ini menjadi panggung apresiasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Acara tersebut dibuka dan dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Azis Setia Ade Putra, bersama jajaran pejabat daerah, dewan juri, serta peserta dari berbagai perangkat daerah. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong budaya inovasi di lingkungan birokrasi.

Pada kategori bergengsi Inovasi Pelayanan Publik ASN, Dr. Arief Dharma Hartana berhasil meraih Juara 1 melalui inovasi unggulannya bertajuk “SATU KLIK” (Sistem Aksi Terpadu untuk Keluarga Layanan Integrasi Kesehatan). Karya tersebut dinilai mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat secara efektif dan terintegrasi.
Inovasi “SATU KLIK” mengedepankan pemberdayaan kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam memonitoring kesehatan keluarga. Dengan memanfaatkan aplikasi kunjungan rumah berbasis digital, para kader dibekali kemampuan untuk melakukan pendataan sekaligus skrining kesehatan dasar secara cepat, akurat, dan praktis langsung di lingkungan masyarakat.
Melalui sistem ini, proses deteksi dini terhadap potensi permasalahan kesehatan keluarga dapat dilakukan secara lebih responsif dan tepat sasaran. Integrasi data yang dihasilkan juga memperkuat pengambilan keputusan dalam pelayanan kesehatan tingkat dasar.
Lebih lanjut, inovasi ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, khususnya di UPTD Puskesmas Ciwandan. Kehadiran program “SATU KLIK” dinilai mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Ciwandan dan sekitarnya.
Dewan juri memberikan perhatian khusus terhadap inovasi ini. Salah satu juri menyampaikan bahwa “SATU KLIK” merupakan inovasi yang sangat aplikatif, memiliki nilai keberlanjutan, serta berpotensi besar untuk direplikasi di puskesmas maupun instansi pelayanan kesehatan lainnya.
Apresiasi tinggi dari dewan juri menjadi bukti bahwa inovasi ini tidak hanya unggul secara konsep, tetapi juga kuat dalam implementasi di lapangan. Ke depan, diharapkan “SATU KLIK” dapat menjadi model inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di Kota Cilegon bahkan di daerah lain.
Prestasi yang diraih Dr. Arief Dharma Hartana diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus berinovasi, menghadirkan solusi kreatif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat secara luas.
Reporter: ade maftuhi























