CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan kesehatan. Terhitung mulai Jumat, 23 Mei 2025, UPTD Puskesmas Citangkil 1 secara resmi akan mengoperasikan layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, sebagai bagian dari program kerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon terpilih.
Kepala Puskesmas Citangkil, dr. Hj. Isnayati, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tanggap, dan menjangkau masyarakat luas.
“Mulai 23 Mei, masyarakat sudah dapat mengakses layanan UGD 24 jam di Puskesmas Citangkil 1. Namun perlu kami sampaikan bahwa untuk layanan persalinan 24 jam masih dalam tahap perencanaan,” ujar dr. Isnayati kepada JURNALKUHP.COM, Senin (20/5/2025).
Tak hanya itu, Isnayati juga mengungkapkan bahwa layanan serupa akan diperluas ke seluruh wilayah Cilegon.
“InshaAllah, seluruh puskesmas di Kota Cilegon ke depan juga akan melaksanakan layanan UGD 24 jam. Ini adalah bagian dari visi pelayanan kesehatan yang merata dan responsif bagi seluruh warga,” tuturnya.
Layanan UGD 24 jam ini ditujukan untuk menangani berbagai kondisi kegawatdaruratan medis, tanpa memerlukan seleksi administrasi yang rumit. Kriteria penanganan mencakup situasi medis yang mengancam nyawa, membahayakan diri sendiri atau orang lain, serta gangguan pada sistem pernapasan, sirkulasi, penurunan kesadaran, dan kasus trauma yang memerlukan tindakan segera.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Citangkil, Bd. Lina Lestari, S.Keb, menambahkan bahwa kesiapan tim medis dan fasilitas sudah dipastikan untuk mendukung operasional layanan UGD tersebut.
Langkah strategis ini selaras dengan semangat pelayanan publik Kota Cilegon yang mengusung nilai-nilai BerAKHLAK, dengan orientasi pada pelayanan yang harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam memperkuat sistem kesehatan primer di tingkat kecamatan.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Redaksi Jurnal KUHP.























