Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaTenaga Kerja

RW Jombang Kali Klarifikasi Isu Penyaluran Kerja ke RS Hermina

×

RW Jombang Kali Klarifikasi Isu Penyaluran Kerja ke RS Hermina

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM
Kegiatan penyaluran tenaga kerja yang difasilitasi oleh Ketua RW 01 Kelurahan Jombang Kali, Kota Cilegon, menjadi sorotan sejumlah pemuda lingkungan. Dugaan muncul bahwa terdapat warga luar wilayah, yakni dari Serang, yang ikut difasilitasi bekerja di RS Hermina melalui jalur RW.

Informasi tersebut disampaikan secara informal oleh sejumlah pemuda yang menilai bahwa kegiatan yang semula bertujuan untuk memberdayakan warga lokal, terkesan tidak dijalankan secara transparan. Salah satu nama warga, I—, sempat disebut dalam laporan tersebut, meski informannya menolak untuk diungkapkan identitasnya secara publik.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Menanggapi isu tersebut, redaksi JURNALKUHP.COM melakukan klarifikasi langsung kepada Ketua RW 01 Kelurahan Jombang Kali, berinisial S, pada Selasa malam, 20 Mei 2025. Dalam percakapan melalui pesan singkat, S membenarkan adanya penyaluran tenaga kerja ke RS Hermina, namun menekankan bahwa kegiatan tersebut hanya bersifat sosial dan terbatas pada posisi petugas kebersihan atau office boy (OB).

“Iya, betul. Hanya sebatas pekerjaan di OB, yah,” ujar S singkat.

Terkait dasar pelaksanaan kegiatan, S menegaskan bahwa tidak ada perjanjian tertulis dengan pihak RS Hermina. “Hanya sebatas pemberdayaan masyarakat saja,” katanya.

Lebih lanjut, S memastikan bahwa penyaluran tersebut hanya ditujukan untuk warga lokal Jombang Kali dan membantah tudingan bahwa warga dari Serang ikut difasilitasi.

“Itu tidak betul. Laporan dari I— atau siapapun, tidak benar,” tegasnya.

S juga sempat menyarankan agar klarifikasi dilanjutkan melalui sambungan telepon karena keterbatasan dalam mengetik. Namun ia menyatakan bahwa keterangan yang sudah diberikan cukup sebagai bentuk penjelasan dan tanggapan resmi.

Redaksi JURNALKUHP.COM mencatat bahwa inisiatif sosial seperti penyaluran tenaga kerja di tingkat RW dapat menjadi langkah positif dalam mendukung kemandirian warga, asalkan dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai dengan kewenangan. Respons cepat S juga menunjukkan adanya keterbukaan terhadap kontrol publik yang sehat.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak RS Hermina belum memberikan tanggapan resmi terkait pola kerja sama atau keterlibatan pihak RW dalam proses rekrutmen.

 

Redaksi Jurnal KUHP 

Example 120x600