CILEGON,JURNALKUHP.COM— Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) online di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon tahun 2025 diduga mengalami permasalahan. Sejumlah warga menyuarakan kekecewaannya terhadap hasil seleksi yang dinilai janggal dan tidak sesuai dengan harapan. Salah satu warga, berinisial NS, menyampaikan kekecewaannya saat ditemui oleh awak media Jurnakuhp pada Kamis (26/066/25). Ia mengungkapkan bahwa anaknya gagal diterima di sekolah tujuan melalui jalur SPMB online, padahal secara nilai akademik cukup baik dan tempat tinggal mereka hanya terpaut satu kampung dari sekolah yang dituju. Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai penyebab pasti kegagalan tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat, terutama para orang tua yang anaknya mengalami hal serupa. Mereka menduga ada masalah pada sistem seleksi online, baik dari sisi perhitungan zonasi maupun validitas data. Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh tim Jurnakuhp kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon melalui aplikasi WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan. Masyarakat berharap agar pihak dinas segera memberikan klarifikasi serta solusi atas permasalahan ini, guna menjamin transparansi dan keadilan dalam proses penerimaan peserta didik. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB juga dinilai penting untuk mencegah terulangnya hal serupa di masa mendatang REPORTER : Bagus ramadhan
EDITOR : Jurnal kuhp kota cilegon
SPMB Online Kota Cilegon Diduga Bermasalah, Warga Pertanyakan Transparansi Seleksi
Fri Septa Deputra2 min baca
























