Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
ATR/BPNBeritaNasionalPemerintahProfesi AdvokatProses SidangRepublik IndonesiaSkandal

Sidang Perdana Gugatan Revitalisasi Pasar Tegal Bunder Digelar, Seluruh Tergugat Absen

×

Sidang Perdana Gugatan Revitalisasi Pasar Tegal Bunder Digelar, Seluruh Tergugat Absen

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


SERANG, JURNALKUHP.COM – Perkara perdata dugaan Perbuatan Melawan Hukum terkait pengelolaan Revitalisasi Pasar Tegal Bunder, Kota Cilegon, resmi memasuki tahap awal persidangan di Pengadilan Negeri Serang, Selasa (5/5/2026)

Namun, sidang perdana tersebut berlangsung tanpa kehadiran pihak Tergugat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kuasa hukum Penggugat, Agus Surahmat, S.H., , dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa sidang di buka dan dimulai sekitar pukul 13.20 WIB oleh Majelis Hakim meski hanya dihadiri pihak Penggugat, yakni Ketua Koperasi Seruni Bersatu Huri Masghuri, bersama Kuasa Hukumnya Agus Surahmat dari Kantor Hukum Agus Surahmat & Partners Law Firm.

 

“Sidang pertama hari ini dihadiri hanya oleh Penggugat. Sementara seluruh Tergugat, baik Tergugat I, II, III maupun Turut Tergugat, tidak hadir.

 

Namun persidangan tetap dibuka dengan agenda pemeriksaan awal terhadap Penggugat,” ujar Agus.

 

Dalam agenda tersebut, Majelis Hakim melakukan pemeriksaan administratif,unntuk memastikan adanya Legal Standing Penggugat dan kuasa hukum sebagai dasar sahnya gugatan yang diajukan.

Adapun pihak Tergugat dalam perkara ini meliputi:

  • Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon (Tergugat I)
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon (Tergugat II)
  • Ketua Koperasi Karya Bhakti Mandiri (Tergugat III)
  • Notaris Rovandy Abdams, S.H. (Turut Tergugat)

 

Ketidakhadiran seluruh Tergugat membuat Majelis Hakim memutuskan untuk melakukan pemanggilan ulang. Sidang lanjutan dijadwalkan kembali pada Selasa, 12 Mei 2026.

“Karena tidak ada yang hadir dari pihak Tergugat, Majelis Hakim akan melakukan pemanggilan kembali untuk sidang berikutnya pada 12 Mei 2026,” jelas Agus.

Ia berharap seluruh pihak dapat hadir pada sidang selanjutnya agar proses hukum berjalan dengan baik dan substansi perkara dapat segera diperiksa.

“Kami berharap semua pihak mematuhi proses persidangan. Ini adalah salah satu upaya untuk mendudukkan perkara secara objektif agar rasa keadilan dapat terpenuhi,” tegasnya.

Kita sedang mengkaji untuk melakukan pelaporan perkara i i di Polda Banten.

 

Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gugatan ini diajukan Koperasi Seruni Bersatu atas dugaan adanya persekongkolan dalam pengalihan pengelolaan Pasar Tegal Bunder yang dinilai tidak sah secara hukum.

Kuasa hukum Penggugat menyebut, pengalihan tersebut diduga melibatkan sejumlah pihak dan dilakukan tanpa mekanisme yang semestinya, termasuk tanpa persetujuan melalui rapat anggota koperasi sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam struktur koperasi.

Selain itu, terdapat dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pihak terkait yang berujung pada hilangnya hak pengelolaan pasar dari tangan penggugat serta menimbulkan kerugian materiil dan immateriil.

Dalam petitumnya, Penggugat meminta Majelis Hakim untuk menyatakan para Tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum, membatalkan pengalihan pengelolaan pasar, serta mengembalikan hak pengelolaan kepada Koperasi Seruni Bersatu.

Nilai kerugian Materiil yang diklaim mencapai kurang lebih Rp3,5 miliar dan sekitar Rp1 miliar untuk immateriil.

 

Menunggu Kehadiran Tergugat

Sidang perdana ini menjadi langkah awal dalam proses pembuktian perkara yang dinilai memiliki dimensi penting, tidak hanya bagi para pihak, tetapi juga bagi tata kelola aset berbasis koperasi dan transparansi kebijakan publik di daerah.

 

Publik kini menanti kehadiran para tergugat pada sidang berikutnya guna memberikan jawaban atas dalil gugatan yang telah diajukan, sekaligus menguji dugaan persekongkolan yang menjadi pokok perkara.

 

(Zain/red)

Example 120x600