Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Kasus Penipuan

Sejumlah Organisasi Mahasiswa Taktis Siap Gelar Aksi di Polres Lebak, Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

×

Sejumlah Organisasi Mahasiswa Taktis Siap Gelar Aksi di Polres Lebak, Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Lebak, JURNALKUHP.COM – Sejumlah organisasi mahasiswa taktis yang terdiri dari Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA), Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K), dan Jati Pemuda Strategis (JPS) Banten menggelar audiensi dengan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak pada Senin (20/7/2026).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Gelar Perkara Satreskrim Polres Lebak tersebut dihadiri oleh jajaran Satreskrim, di antaranya Kanit Krimum, Baur Ops Satreskrim, serta penyidik yang menangani laporan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan, Hanapi.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Audiensi dilakukan untuk meminta penjelasan terkait perkembangan laporan dugaan penipuan dan/atau penggelapan beberapa bidang tanah yang dilaporkan seorang warga ke Polres Lebak sejak 24 November 2024. Menurut para peserta audiensi, hingga kini perkara tersebut dinilai belum memberikan kepastian hukum yang memadai bagi pelapor.

Ketua Umum JPS Banten, Muhamad Ardiansyah, menegaskan bahwa hasil audiensi belum menjawab harapan atas perkembangan penanganan perkara. Oleh karena itu, bersama GAMMA dan GERMALA-K, pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Lebak dalam waktu dekat.

Menurutnya, berdasarkan dokumen yang diterima pelapor, perkara tersebut telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Namun, setelah itu perkembangan perkara dinilai tidak berjalan secara signifikan dalam kurun waktu yang panjang.

“Kami menghormati proses penyidikan yang menjadi kewenangan kepolisian. Namun, kami juga berkewajiban menjalankan fungsi kontrol sosial. Penanganan laporan yang telah berjalan cukup lama tanpa perkembangan yang jelas menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kepastian hukum. Karena itu kami akan menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi secara damai,” tegas Ardi.

Menurut Ardi, aksi tersebut bertujuan mendorong Polres Lebak agar menangani setiap laporan masyarakat secara terbuka mengenai perkembangan penyidikan, sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum kepada pelapor.

Sejumlah organisasi mahasiswa tersebut juga mendesak Kapolres Lebak untuk melakukan evaluasi terhadap penanganan perkara-perkara yang dinilai berlarut-larut, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Mereka menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang akan dilakukan merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin oleh konstitusi, sekaligus bagian dari pengawasan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum.

JPS Banten, GAMMA, dan GERMALA-K berharap Polres Lebak segera memberikan kejelasan mengenai perkembangan penyidikan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga dan prinsip kepastian hukum dapat diwujudkan.

Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Lebak guna memperoleh keterangan dan tanggapan resmi terkait perkembangan penanganan perkara dimaksud.

 

(Hen/red

Example 120x600