Lebak, JURNALKUHP.COM – Sajian menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Pasar Gunung desa suka Negara kackatan gunungkencana menjadi sorotan. Hal ini mencuat setelah beredarnya sebuah video yang diterima redaksi yang memperlihatkan menu makanan yang diduga dibagikan kepada penerima manfaat.(Kemis/12/3/2026)
Berdasarkan informasi dari salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, dalam video tersebut terlihat sajian menu yang terdiri dari satu buah jeruk, satu butir telur, serta tahu dan pangsit. Sumber tersebut mempertanyakan apakah komposisi menu tersebut sudah sesuai dengan standar kecukupan gizi serta pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam program pemenuhan gizi.
“Kami hanya ingin mengetahui apakah menu tersebut sudah sesuai dengan standar gizi dan standar harga dalam program pemenuhan gizi,” ujar sumber kepada wartawan.
Menanggapi hal tersebut, inisial J selaku pihak dari SPPG Pasar Gunung saat dikonfirmasi wartawan JURNALKUHP.COM melalui pesan WhatsApp memberikan penjelasan terkait komposisi menu yang disajikan.
“Izin menjawab bapak, dengan memperhatikan angka kecukupan gizi pada petunjuk teknis. Kami juga sudah menyesuaikan dengan pagu anggaran harian di masing-masing porsi yang kami sajikan,” ujar J.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap menu yang dibagikan telah disusun berdasarkan komponen gizi yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan buah.
“Karbonya pangsit, protein hewaninya telur, protein nabatinya tahu bakso, dan buah jeruk,” jelasnya.
Terkait rincian biaya dalam satu porsi menu, J menyampaikan estimasi harga bahan makanan yang digunakan, di antaranya telur sekitar Rp3.000, pangsit dua buah Rp3.000, jeruk Rp2.000, dan tahu Rp2.000, serta kemasan makanan sekitar Rp250.
Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya pihak SPPG menggunakan wadah thinwall, namun karena stok habis, sementara waktu menggunakan kemasan mika.
“Sebelumnya kami menggunakan thinwall, namun saat ini stok habis sehingga sebagian menggunakan wadah mika,” tambahnya.
Lebih lanjut, J menegaskan bahwa menu tahu dan pangsit yang disajikan juga telah ditambahkan adonan bakso sebagai bagian dari variasi menu.
Meski demikian, sumber berharap adanya evaluasi dan pengawasan agar kualitas sajian menu dalam program pemenuhan gizi benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kandungan gizi maupun penggunaan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi JURNALKUHP.COM masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepada pihak Badan Gizi Nasional (BGN), guna memperoleh penjelasan lebih lanjut terkait standar sajian menu serta mekanisme pengawasan dalam program tersebut.
Editor: Redaksi biro kb lebak























