Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

Polsek Rangkasbitung Diduga Tak Serius Tangani Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Mirna

×

Polsek Rangkasbitung Diduga Tak Serius Tangani Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Mirna

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM – Telah terjadi penganiayaan berat terhadap seorang perempuan bernama Mirna di daerah pasir ranca jatake pada hari kamis tanggal 31 Oktober 2024, pukul 23:00 WIB.

Bermula dari persoalan hutang piutang antara pemberi hutang (Mirna-red) dan yang menerima pinjaman uang adalah teman Mirna sendiri bernama Feni. Mirna malah babak belur dihajar kekasih Feni.

Berniat menagih hutang kepada Feni, Mirna mendatangi rumah Feni di Kampung Pasir Ranca Jatake Rangkasbitung. Setelah Mirna bertemu Feni pada saat malam itu hingga terjadi perdebatan, yang pada akhirnya Mirna pun dianiaya oleh seorang lelaki kekasih Feni bernama ………

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Luka-luka yang dialami Mirna sangat berat hampir disekujur tubuh-nya mengalami luka.

Mirna selanjutnya melakukan visum ke rumah sakit guna untuk melaporkan atas kejadian penganiayaan terhadap dirinya ke Polsek Rangkasbitung Polres Lebak pada hari jum’at 1 November 2024. Selanjutnya mirna pun langsung diterima pihak reskrim Polsek Rangkasbitung dan langsung di B.A.P oleh petugas di satuan reskrim Polsek Rangkasbitung, dengan nomor laporan B / 99/ XI / 2024 / Reskrim.

Persoalan utang ini sudah berlangsung 1 tahun lebih. Bagi mirna uang senilai itu sangat terlalu besar untuk keberlangsungan akan bekal hidup atau tabungan untuk masa depan mirna. Tapi nahas bukannya solusi yang didapat , Mirna justru mendapat perlakuan yang tidak selayaknya seorang sahabat.

Mirna berharap kepada pihak kepolisian dalam hal ini Reskrim Polsek Rangkasbitung Polres Lebak untuk segera menangani secara professional dan transparan.

“Saya dan keluarga besar meminta kepada Reskrim Polsek Rangkasbitung agar segera menyeret pelaku penganiayaan terhadap saya. Karena dari mulai pelaporan saya hingga kini sudah 1 bulan belum ada perkembangan apapun. Saya minta keadilan, karna akibat pelakuan penganiayaan oleh pacar Feni, saya mengalami luka hampir disekujur badan saya,” ujar Mirna kepada awak media.

Yudha mewakili keluarga korban sangat menyayangkan dengan adanya perlakuan penganiayaan terhadap adik perempuan saya. Ia berharap pihak kepolisian agar segera menyeret pelaku kriminal ini. Karena sudah nyata-nyata ini perbuatan melawan hukum.

“Kami keluarga korban berharap Polsek Rangkasbitung untuk segera dapat menangkap pelaku kekerasan terhadap keluarga saya. Bila Polsek Rangkasbitung tidak saja segera dapat menangkap pelaku, kami keluarga akan melaporkannya ke divisi propam Polda Banten,” ujar Yudha.

Dwie Prayogo yang sedikitnya paham soal hukum pidana menilai kejadian ini sudah memenuhi unsur pidana berat. Pelaku dapat dikenakan Pasal 351 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Saya sangat menghormati pihak kepolisian, dalam Hal ini reskrim Polsek Rangkasbitung yang sedang menangani kasus yang menimpa Mirna. Saya yakin Polsek Rangkasbitung bisa mentustaskan penanganan kasus ini secara berkeadilan, agar tidak ada penilaian buruk atas kinerja Polsek Rangkasbitung,” ucapnya.

Reporter : Yosilawati

Editor : Ahmad Jajuli

Example 120x600