Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaInformasi & KonfirmasiKlarifikasiPemerintah

Pemkot Cilegon Tanggapi Positif Isu Pembayaran Hutang, Komitmen Selesaikan Kewajiban

×

Pemkot Cilegon Tanggapi Positif Isu Pembayaran Hutang, Komitmen Selesaikan Kewajiban

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


KOTA CILEGON, JURNALKUHP.COM – Isu terkait dengan pembayaran hutang yang belum terselesaikan mendapat perhatian dari sejumlah anggota DPRD Cilegon, khususnya dari Fraksi Gerindra. Namun, mereka menegaskan bahwa persoalan ini sedang ditangani dengan baik dan akan diselesaikan oleh Pemkot Cilegon.

 

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Wakil Ketua DPRD Cilegon, Sokhidin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rapat dengan badan anggaran, Pemkot Cilegon telah menyepakati untuk segera menyelesaikan pembayaran yang terkait dengan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan.

 

“Pembayaran akan dilakukan oleh Pemkot Cilegon karena semua kegiatan tersebut untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Sokhidin pada Senin, 6 Januari 2025.

 

Sokhidin menambahkan, pembayaran tersebut terutama untuk honor-honor yang tertunda, termasuk honor guru madrasah. Ia menjelaskan bahwa masalah keterlambatan pembayaran honor guru madrasah disebabkan oleh komunikasi yang kurang lancar antara Pemkot Cilegon dan Kemenag Kota Cilegon, namun dana tersebut sudah dialokasikan dan akan segera diselesaikan.

 

Sekretaris Fraksi Gerindra Cilegon, Aflahul Ahmad Aziz, juga memberikan tanggapan positif mengenai isu ini. Menurutnya, anggapan bahwa pemerintah akan mewarisi utang tidak relevan. “Kami rasa itu adalah hal yang wajar dan akan diselesaikan oleh Walikota Cilegon sebagai penanggung jawab penggunaan anggaran,” kata Aflahul.

 

Ia menekankan bahwa ini adalah kewajiban pemerintah yang memang belum sepenuhnya terselesaikan, bukan utang dalam pengertian pinjaman dari pihak lain. “Ini adalah tantangan yang harus dihadapi pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan,” tambahnya.

 

Aflahul juga mengungkapkan bahwa masalah defisit anggaran tidak hanya terjadi di Cilegon, tetapi juga di banyak daerah lain, dan hal ini merupakan alasan terbitnya surat edaran dari Kemendagri. Surat edaran tersebut mengatur tentang penatausahaan dan akuntansi pendapatan daerah dan belanja daerah, yang akan memastikan kewajiban pembayaran pemerintah diselesaikan dengan baik.

 

Sekretaris DPC Gerindra Kota Cilegon, Hasbi Sidik, menambahkan bahwa kejadian serupa juga dialami oleh beberapa daerah lainnya, dan hal ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada. “Pilkada sudah selesai, dan tidak ada masalah. Bahkan, Pak Helldy telah mengucapkan selamat kepada Wali Kota terpilih,” ujar Hasbi.

 

Dengan komitmen Pemkot Cilegon untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran, anggota DPRD dan Fraksi Gerindra optimis bahwa isu ini akan segera tuntas, dan roda pemerintahan akan terus berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

 

 

Editor: ZM (Pimpinan Redaksi)

Example 120x600