LEBAK, JURNALKUHP.COM – Berdasarkan pantauan langsung dan hasil wawancara redaksi Jurnal KUHP, proyek pembangunan jalan hotmix di Kampung Rumbut, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahun 2025 sebesar Rp120.805.000,- diduga kuat dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan bahwa lapisan hotmix sangat tipis. Bahkan, sejumlah lubang di badan jalan dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan penambalan terlebih dahulu sebelum proses pengaspalan dimulai. Hal ini menyebabkan permukaan jalan cepat mengalami keretakan dan bergelombang, meski belum lama selesai dikerjakan.
Beberapa warga yang berhasil diwawancarai oleh tim redaksi juga mengeluhkan kualitas pengerjaan proyek tersebut. Mereka menilai pekerjaan tersebut tidak sesuai harapan dan sangat merugikan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk aktivitas ekonomi dan sosial.
Menanggapi hal ini, Camat Cibadak, Atori, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa dirinya belum menerima laporan dari pendamping desa terkait kondisi proyek. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti ke lokasi.
“Iya, saya belum lihat dan belum menerima laporan dari pendamping desa. Nanti saya akan tindaklanjuti ke lokasi,” ujar Camat pada Senin (21/4/2025).
Dugaan adanya praktik penyimpangan anggaran pun mencuat, mengingat dana yang digunakan cukup besar, namun hasil pengerjaan dinilai jauh dari layak. Proyek ini terkesan hanya dikerjakan sebatas memenuhi kewajiban anggaran, tanpa mengedepankan kualitas serta ketahanan jalan.
Padahal, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Bila kualitas pekerjaan diabaikan, maka proyek seperti ini justru menjadi beban dan pemborosan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Kaduagung Barat belum memberikan tanggapan meskipun telah beberapa kali dikonfirmasi oleh redaksi.
Reporter: Hendri H
Editor: Ahmad Jajuli Redaksi Kab. Lebak







































