Cilegon,Jurnalkuhp.com — Pemerintah Kecamatan Cibeber bersama Kelurahan Kedaleman bergerak cepat merespons banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal Januari 2026. Melalui forum koordinasi lintas sektor, pemerintah setempat menyatukan langkah penanganan darurat sekaligus membahas rencana normalisasi sebagai upaya pencegahan agar banjir tidak kembali terulang.
Forum koordinasi ini melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari Camat Cibeber Sofan M, Lurah Kedaleman Faisal Tanjung, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cilegon, unsur RT dan RW, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga yang terdampak langsung oleh banjir. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar kebijakan dan langkah penanganan yang diambil sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Selain unsur pemerintahan dan masyarakat, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Ciwandan, yang secara khusus mengantarkan bantuan sembako titipan dari pihak industri kepada warga Kelurahan Kedaleman. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian dunia usaha terhadap warga terdampak sekaligus dukungan terhadap proses pemulihan pascabanjir.
Dalam forum koordinasi, berbagai persoalan teknis menjadi sorotan utama, terutama kondisi saluran drainase yang dinilai sudah tidak mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi agar pemerintah dan Dinas PU segera melakukan tindakan nyata di lapangan, bukan hanya berhenti pada tahap perencanaan.
Menindaklanjuti masukan tersebut, forum menyepakati pembuatan sodetan sebagai langkah awal dan solusi sementara agar aliran air lebih lancar. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi yang akan dilaksanakan oleh Dinas PU Kota Cilegon.
Selain itu, pihak industri Wilmar menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dengan membantu pembangunan pintu air sistem buka-tutup sebagai bagian dari upaya pengendalian aliran air di wilayah terdampak.
Pemerintah Kecamatan Cibeber bersama Kelurahan Kedaleman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan hingga tahap pelaksanaan di lapangan. Koordinasi lanjutan dengan Dinas PU dan pihak terkait akan dilakukan secara intensif agar setiap tahapan berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, diharapkan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Cibeber, khususnya di Kelurahan Kedaleman, dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan, sehingga warga dapat terhindar dari ancaman banjir di masa mendatang.
Reporter : Shinta
Editor : Jurnalkuhp.com

























