CILEGON, JURNALKUHP.COM – Program operasi katarak gratis dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0623/Cilegon mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tingginya antusiasme warga terlihat pada pelaksanaan screening lanjutan yang berlangsung di Aula Makodim 0623/Cilegon, Senin (18/05/2026).
Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Kota Cilegon, Klinik Utama Mata Saruni, RSUD Cilegon, serta dukungan tenaga medis spesialis mata guna membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses pelayanan kesehatan mata secara gratis.

Dari hasil pemeriksaan lanjutan, jumlah peserta yang dinyatakan memenuhi syarat operasi bahkan melampaui target awal. Direktur Klinik Utama Mata Saruni, Muhammad Isa, mengatakan hingga pelaksanaan screening kedua, sebanyak 51 pasien telah terdata siap menjalani operasi katarak gratis.
“Alhamdulillah hasil screening hari ini jika dijumlahkan sudah mencapai 51 pasien. Semoga seluruh pasien yang telah direncanakan dapat hadir pada pelaksanaan operasi tanggal 23 Mei nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihak Klinik Utama Mata Saruni juga telah melakukan operasi terhadap tujuh pasien dengan hasil yang sangat positif. Menurutnya, sebagian besar pasien mengalami peningkatan penglihatan secara signifikan setelah menjalani tindakan operasi.
“Pasien merasa senang karena penglihatannya membaik. Bahkan ada yang berharap bisa segera dijadwalkan operasi pada mata lainnya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang layak,” katanya.
Muhammad Isa turut mengingatkan para calon pasien agar menjaga kondisi kesehatan menjelang pelaksanaan operasi dengan menjaga pola makan, beristirahat cukup, serta mengontrol kondisi tubuh agar proses operasi berjalan optimal.
Sementara itu, dokter spesialis mata Klinik Utama Mata Saruni, dr. Shafiq, mengungkapkan mayoritas peserta screening mengalami gangguan katarak yang cukup menghambat aktivitas sehari-hari.
“Kurang lebih 80 persen pasien yang datang memang mengalami katarak. Insya Allah semuanya akan kita upayakan menjalani operasi gratis agar kualitas hidup mereka kembali membaik,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan mata apabila mulai merasakan gangguan penglihatan.
“Kalau ada keluhan mata sebaiknya segera diperiksa. Jangan menunggu terlalu lama karena bisa memperburuk kondisi dan membuat tindakan operasi lebih sulit,” pesannya.
Dokter spesialis mata lainnya, dr. Carvin, menambahkan screening lanjutan dilakukan karena tingginya minat masyarakat pada tahap pertama yang sebelumnya dilaksanakan di RSUD Cilegon. Saat itu, jumlah peserta yang memenuhi kuota operasi belum terpenuhi sehingga dilakukan pemeriksaan tambahan di Makodim 0623/Cilegon.
“Syukur alhamdulillah pada screening kedua ini kuota sudah tercapai. Masyarakat sangat semangat untuk memperbaiki kualitas hidupnya dan keluarga juga mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program sosial tersebut, mulai dari Baznas Kota Cilegon, Kodim 0623/Cilegon, Klinik Utama Mata Saruni hingga RSUD Cilegon.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.IP., berharap program operasi katarak gratis ini dapat membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas dengan normal tanpa gangguan penglihatan.
“Diharapkan dengan program ini, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan baik tanpa adanya gangguan penglihatan. Semoga program ini bisa membantu masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua III Baznas Kota Cilegon Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, H. Bambang Widiyatmoko. Ia menilai tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan mata sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu.
“Alhamdulillah, program operasi katarak gratis dalam rangka TMMD ke-128 yang diselenggarakan oleh Kodim 0623/Cilegon bekerja sama dengan BAZNAS Kota Cilegon, Klinik Utama Mata Saruni dan RSUD Cilegon mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat,” katanya.
Menurut Bambang, berdasarkan hasil screening kesehatan yang telah dilakukan, sebanyak 51 pasien telah memenuhi kriteria untuk menjalani tindakan operasi.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan mata masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya bagi warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Semoga seluruh pasien yang telah direncanakan dapat hadir dan mengikuti pelaksanaan operasi pada tanggal 23 Mei 2026 nanti dengan lancar, sehingga dapat kembali melihat dengan lebih baik dan menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal,” tutupnya.
Program operasi katarak gratis TMMD ke-128 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses pelayanan kesehatan mata yang lebih merata dan mudah dijangkau oleh warga Kota Cilegon dan sekitarnya. (Zain/red).























