CILEGON, JURNALKUHP.COM — Pemerintah Kecamatan Cibeber bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melakukan kegiatan penertiban bangunan dan lapak pedagang yang berada di sekitar wilayah Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Forkopimcam Cibeber dengan melibatkan unsur TNI dan Polri, di antaranya personel Koramil melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapolsek Cibeber beserta jajaran, serta aparatur pemerintah kelurahan dan kecamatan.
Camat Cibeber, Sofan Sofian, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan aset milik Pemerintah Kota Cilegon, khususnya fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang berada di wilayah Kecamatan Cibeber.
“Hari ini kami melaksanakan peninjauan lapak pedagang pada lokasi bangunan yang berada di aset Pemerintah Kota Cilegon, baik fasum maupun fasos, bersama Forum Pimpinan Kecamatan Cibeber dalam rangka pengamanan aset Pemkot Cilegon,” jelas Sofian.
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas edaran Pemerintah Kota Cilegon yang meminta seluruh stakeholder kecamatan melakukan pengawasan dan penataan terhadap aset pemerintah daerah.
Sementara itu, Lurah Cibeber, Nasrudin, menyampaikan bahwa kegiatan penertiban dilakukan sebagai langkah bersama dalam menjaga ketertiban wilayah sekaligus meminimalisir potensi banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Cibeber.
“Dalam kegiatan ini kami hadir mendampingi Forkopimcam bersama Koramil melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapolsek Cibeber dan jajaran. Penertiban bangunan di sekitar wilayah Kelurahan Cibeber ini bertujuan untuk meminimalisir banjir yang ada di wilayah Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon,” ujar Nasrudin.
Pemerintah Kecamatan Cibeber berharap kegiatan penertiban dan pengamanan aset ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, serta mendukung kelancaran saluran air guna mengurangi risiko banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Cibeber.
Reporter: Shinta Berlian























