BANTEN, JURNAL KUHP — Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi ruang refleksi bagi Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPW APBMI) Banten untuk menguatkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan, dunia usaha, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan DPW APBMI Banten melalui Ketua Alawi Mahmud, SE., MM. bersama Sekretaris Ahmad Hafid, SM., Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Dalam pesan peringatan tersebut, DPW APBMI Banten mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk tidak sekadar menjadikan Maulid Nabi sebagai peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat karakter, integritas, amanah, dan kepedulian sosial.
Keteladanan Rasulullah SAW dinilai memiliki relevansi kuat dalam kehidupan profesional. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama merupakan prinsip yang dapat menjadi pijakan dalam membangun hubungan kerja dan aktivitas usaha yang sehat.
“Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW untuk membangun pribadi yang unggul, berintegritas, dan penuh kepedulian dalam bekerja serta melayani bangsa.”
Bagi DPW APBMI Banten, nilai tersebut menjadi penting di tengah dinamika dunia usaha yang menuntut profesionalisme sekaligus tanggung jawab moral. Keberhasilan dalam menjalankan aktivitas usaha tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaan dunia usaha mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap pentingnya integritas dalam menjalankan amanah. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi kejujuran dan kepercayaan, nilai yang relevan untuk diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan.
Dalam konteks dunia usaha, integritas menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan antara pelaku usaha, pekerja, mitra, pemerintah, serta masyarakat. Karena itu, semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam perilaku profesional yang menjunjung etika, tanggung jawab, dan kepentingan bersama.
DPW APBMI Banten berharap momentum Maulid Nabi 1448 H dapat mendorong lahirnya semangat baru untuk membangun lingkungan usaha yang lebih berintegritas, profesional, humanis, dan berorientasi pada kemanfaatan.
Selain integritas, keteladanan Rasulullah SAW juga tercermin melalui kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa aktivitas ekonomi dan dunia usaha memiliki dimensi sosial yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.
Semangat bekerja dan melayani bangsa, sebagaimana pesan DPW APBMI Banten, diharapkan dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, membuka ruang kemajuan ekonomi, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Dengan demikian, Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam tindakan nyata.
DPW APBMI Banten turut menyampaikan doa agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat dan menjadi jalan untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, serta semangat pengabdian.
“Semoga kita semua mendapatkan syafa’atnya di hari akhir kelak. Aamiin Allahumma Aamiin.”
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan bukan hanya kekuatan ekonomi, tetapi juga manusia yang memiliki akhlak, integritas, amanah, dan kepedulian terhadap sesama.
(Zain/red).







































