Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

Akibat Longsor Menghantam Rumah Warga, Satu Santriwati Meninggal Dunia dan Satu Orang Luka Parah

×

Akibat Longsor Menghantam Rumah Warga, Satu Santriwati Meninggal Dunia dan Satu Orang Luka Parah

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak dari pukul 14.00 WIB siang hingga malam mengakibatkan tanah longsor menimpa rumah milik Dadan Atmaja warga Kampung Kondang Desa Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Provinsi Banten sekira pukul 20.30 WIB pada Selasa, 2 November 2024.

Akibat kejadian tersebut menyebabkan satu orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia serta rumah milik Dadan Atmaja rusak cukup parah, tembok di bagian pinggir jebol tertimpa meterial longsoran.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Diketahui, korban meninggal dunia ialah putri sulung dari Dadan Atmaja inisial DA (15) siswi kelas 3 Mts di Pondok Pesantren Utul Ilma. Sedangkan korban luka dan berhasil diselamatkan bernama Dafa Salman Aljabar (8) anak ke dua Dadan Atmaja.

“Saya bersama warga lainnya langsung berusaha menolong dua korban yang tertimpa tertimpa tembok. Menurut penghuni rumah, dua anak tersebut sedang tiduran nonton TV dan main HP di tengah rumah, Tiba-tiba tembok jebol karena longsoran tanah dan bongkahan batu besar yang jatuh dari tebing,” ungkap Uki, warga Kampung Kondang Desa Cipanas.

Tak lama kemudian kata Uki, datang Camat Cipanas, Kepala Desa Cipanas, Satpol PP, Babinsa, Babinkamtibmas, Tagana dan Ormas FKPPI. Setelah korban berhasil di evakuasi, kemudian korban dibawa ke Klinik Reva Lebak Gedong guna dilakukan pertolongan. Namun sayangnya nyawa DA sudah tidak tertolong.

Sementara itu, Ketua Ormas FKPPI Rayon Cipanas, Eeng mengatakan menyikapi bencana ini, berharap bantuan kepada pihak pemerintah terkait di Kabupaten Lebak terutama BPBD dan Tagana untuk pembersihan material longsoran di tempat kejadian.

“Mohon agar segara turun tangan membantu keluarga korban, khawatir akan ara longsor susulan karena tanah tebing sudah rapuh dan mengingat cuaca extrim hujan deras yang terus menerus,” kata Eeng.

Senada dikatakan Kepala Desa Cipanas, Mukhtarudin berharap segera ada penanganan dari pemerintah terkait agar masalah ini segera teratasi.

“Kami akan berupaya memberikan bantuan dan pertolongan semampu kami kepada warga yang terkena bencana, karena di tebing itu bukan hanya rumah Dadan, tapi ada lima rumah dan pondok pesantren salafi milik Ustad Dudi,” ujar Kepala Desa Cipanas, Mukhtarudin.

“Harapan kami selaku pemerintah desa, selain penanganan perbaikan rumah korban, juga mohon bantuannya kepada pihak pemerintah agar ada penanganan tebingnya supaya tidak ada longsor susulan minimal dengan bronjong atau turap,” tutup Pria yang akrab disapa Jaro Utang.

Reporter: Odih Kodari

Editor: Ahmad Jajuli

Example 120x600