Lebak,JURNALKUHP.COM — Seorang kakek berusia 72 tahun dilaporkan hanyut terbawa arus deras Sungai Ciujung pada Senin, 26 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Selapajang, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.
Hingga Selasa, 27 Januari 2026, korban belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.
Tim SAR menyampaikan bahwa pada hari ini pencarian telah dilakukan dengan menelusuri aliran Sungai Ciujung sejauh kurang lebih lima kilometer dari lokasi kejadian. Pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Basarnas menegaskan bahwa proses pencarian korban dilakukan sesuai SOP pencarian dan pertolongan, yaitu selama tujuh hari sejak korban dilaporkan hanyut.
Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan perairan dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Ciujung yang masih cukup deras.
Pihak keluarga korban berharap agar korban dapat segera ditemukan dan meminta doa dari seluruh masyarakat. Warga juga diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat.
Pencarian akan terus dilakukan hingga batas waktu yang telah ditentukan atau hingga korban berhasil ditemukan.
Editor : Redaksi biro kb lebak























