LEBAK, JURNALKUHP.COM – Seorang pengendara roda dua dilaporkan mengalami insiden di ruas jalan Kampung Pasir Kalapa, Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, diduga akibat kabel Wi-Fi yang menjuntai rendah hingga ke badan jalan.
Korban diketahui bernama Rasim, warga Kampung Sareweh Sabrang Timur, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian Rasim selaku kepala keluarga tengah membonceng anak dan istrinya ketika melintas di lokasi, lalu diduga tersangkut kabel yang melintang di jalan sehingga mengakibatkan kecelakaan.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00–11.00 siang hari.
Warga sekitar menyebutkan bahwa kabel tersebut sudah cukup lama terlihat rendah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari atau dalam kondisi minim penerangan.
“Sudah lama kabel itu terlihat menjuntai ke bawah, tapi belum ada perbaikan. Akhirnya ada korban,” ujar salah satu warga setempat.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat dibawa ke Puskesmas Cirinten untuk mendapatkan perawatan. Namun, korban tidak sadarkan diri, sehingga pihak keluarga memutuskan untuk membawa korban ke rumah seorang tabib di wilayah Cibentar untuk menjalani pengobatan lebih lanjut.
Sementara itu, istri dan anak korban dilaporkan hanya mengalami lecet atau luka ringan akibat insiden tersebut.
Hingga saat ini, Rasim dikabarkan masih belum sadarkan diri dan berada dalam kondisi koma.
Peristiwa ini menambah kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan di jalan, terutama terhadap instalasi jaringan kabel yang tidak tertata dengan baik. Kabel yang tidak sesuai standar ketinggian atau pemasangan dinilai sangat berisiko menimbulkan kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti pihak penyedia jaringan Wi-Fi yang bertanggung jawab atas kabel tersebut. Masyarakat berharap ada penanganan segera dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, warga meminta instansi terkait maupun penyedia layanan jaringan untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam pemasangan infrastruktur, terutama yang berada di area publik dan jalur lalu lintas.
Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan guna mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait kejadian ini.
(Hendri).























