CILEGON, JURNALKUHP.COM – Anggota DPRD Provinsi Banten Periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra, Hasbi Sidik, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di halaman rumah Ketua RW setempat, Ibu Heni, Lingkungan Lijajar, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri Camat Ciwandan, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat dari tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Camat Ciwandan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Banten yang memilih wilayah Ciwandan sebagai lokasi pelaksanaan reses.
Menurutnya, kegiatan reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.
> “Saya mengucapkan selamat datang kepada Pak Dewan H. Hasbi selaku anggota DPRD Provinsi Banten yang telah menggelar kegiatan reses di wilayah Ciwandan. Kehadiran anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kebutuhan warga. Kami sangat mendukung langkah ini karena menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Camat Ciwandan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Ciwandan juga menyampaikan harapan masyarakat terkait peluang kerja bagi generasi muda di kawasan industri Kota Cilegon. Ia berharap aspirasi mengenai optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dapat diperjuangkan oleh DPRD Provinsi Banten.
“Kami berharap adanya dukungan agar perusahaan-perusahaan industri yang berada di Kota Cilegon, khususnya di wilayah Ciwandan, dapat memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi generasi muda lokal yang telah menyelesaikan pendidikan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan,” katanya.
Sementara itu, H. Hasbi Sidik menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif untuk menyerap, menghimpun, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia mengaku bersyukur atas antusiasme warga yang hadir dan aktif menyampaikan berbagai masukan serta harapan untuk pembangunan daerah.
> “Reses ini merupakan sarana bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan antusiasme warga yang hadir. Semua aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan bagi kami untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku,” ungkap Hasbi.
Pada sesi dialog, warga Lingkungan Lijajar menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, program pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, dukungan terhadap pelaku UMKM, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Selain itu, masyarakat juga menanyakan berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, termasuk kebijakan sekolah gratis yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hasbi menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan didokumentasikan dan diperjuangkan melalui jalur legislatif sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku.
Dalam forum tersebut, tokoh masyarakat setempat, H. Muhit, turut menyampaikan keluhan warga mengenai keberadaan sejumlah kawasan industri yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman penduduk.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait dampak lingkungan maupun kenyamanan hidup warga sekitar. Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah dan DPRD Provinsi Banten.
> “Kami berharap keresahan masyarakat terkait dampak industri yang berada dekat dengan kawasan permukiman dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, sehingga tercipta keseimbangan antara pembangunan industri dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Hasbi menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Insya Allah aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada. Aspirasi masyarakat menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” tegasnya.
Kegiatan reses kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin kuat antara masyarakat dan lembaga legislatif, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Ciwandan dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Ade Maftuhi.





















