Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Advokasi & PersidanganBeritaPenipuan

Dugaan Penipuan Puluhan Juta di Aceh Timur, BAI Siapkan Bukti untuk Dilaporkan ke Penegak Hukum

×

Dugaan Penipuan Puluhan Juta di Aceh Timur, BAI Siapkan Bukti untuk Dilaporkan ke Penegak Hukum

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


ACEH TIMUR, JURNALKUHP.COM – Dugaan kasus penipuan terhadap sejumlah masyarakat Aceh Timur yang diduga berkedok Lembaga Prabu Satu kini menuai perhatian publik. Perkara ini mencuat setelah salah seorang korban merasa curiga usai ditelepon oleh oknum bendahara berinisial NN alias Nana, yang disebut melarang korban merekam percakapan dan menyampaikan informasi kepada pihak lain, termasuk media.

Informasi tersebut disampaikan kepada wartawan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Advokasi Indonesia (BAI) berdasarkan laporan yang diterima pada Jumat malam (26/9/2025).

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Daftar Dugaan Korban Penipuan

Menurut data yang dihimpun BAI, sejumlah warga mengaku mengalami kerugian mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp1,9 juta, dengan total mencapai puluhan juta rupiah. Berikut beberapa nama yang tercatat:

  1. Muhammad Ananda – Rp1.600.000
  2. Nurbayani – Rp1.600.000
  3. Munawir – Rp1.600.000
  4. Nurlela – Rp1.600.000
  5. Fadhira – Rp1.600.000
  6. Ayu Subtiah – Rp1.900.000
  7. Vira Agus Tina – Rp1.600.000
  8. Fathimah – Rp1.500.000
  9. Diana – Rp1.600.000
  10. Fitri – Rp1.600.000
  11. Muhammad Rizki – Rp1.600.000
  12. Safriyanti – Rp1.900.000
  13. Rauzatul Jannah – Rp1.900.000
  14. Zatulmuna – Rp1.500.000
  15. Khairiah – Rp1.500.000

BAI: Bukti Siap Dipertanggungjawabkan

Tim Investigasi BAI Aceh Timur menyatakan telah mengantongi bukti kuat berupa dokumen fisik, percakapan, hingga rekaman video yang menunjukkan adanya dugaan praktik penipuan.

“Kami memiliki bukti yang kuat hasil investigasi berupa dokumen, percakapan, dan video yang menunjukkan pelaku meyakinkan korban hingga terjadi dugaan penipuan,” ujar Nyakli Maop, anggota Tim Investigasi BAI, Sabtu (27/9/2025).

 

Langkah Lanjutan ke Penegak Hukum

BAI menegaskan akan membawa kasus ini ke ranah hukum setelah memastikan bukti cukup. Selain itu, lembaga tersebut juga berkomitmen mendampingi para korban agar hak-hak mereka dapat dipulihkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim investigasi di Aceh. Jika diperlukan, seluruh bukti akan dipaparkan di hadapan pihak kepolisian,” jelas Agus Naini, anggota Satgasus Investigasi BAI Provinsi Aceh.

Agus menambahkan, pihaknya tetap membuka ruang penyelesaian secara musyawarah, namun jika tidak tercapai, BAI akan mendorong kasus ini diproses hukum.

“Tujuan kami agar masyarakat tidak dirugikan lagi. Jika musyawarah tidak membuahkan hasil, kami siap mendampingi korban membuat laporan resmi ke penegak hukum,” pungkasnya.

Redaksi.

Example 120x600