Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaEdukasiJAKSA AGUNG RI

Jamintel dan Menpora Kompak Genjot Pelatihan Kontingen Paralimpik Indonesia Jelang Asian Para Games 2026

×

Jamintel dan Menpora Kompak Genjot Pelatihan Kontingen Paralimpik Indonesia Jelang Asian Para Games 2026

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


KARANGANYAR, JURNALKUHP.COM – Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani resmi membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi para pelatih dan instruktur kontingen paralimpik Indonesia di NPC Training Center Delingan, Karanganyar, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam persiapan kontingen Indonesia menghadapi Asian Para Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 24 Oktober 2026 di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Diketahui, Reda Manthovani juga dipercaya sebagai Chef de Mission (CdM) National Paralympic Committee Indonesia untuk ajang olahraga multicabang terbesar atlet difabel di Asia tersebut.

Dalam sambutannya, Reda menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi memastikan atlet-atlet paralimpik Indonesia mendapatkan pendampingan maksimal, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.

“Kami memohon dukungan penuh dari Bapak Menpora Erick Thohir untuk terus mengawal dan membantu tim paralimpik yang akan berangkat ke Nagoya. Melalui program-program yang ada di Kemenpora, kami optimistis atlet kita mampu bersaing di level tertinggi,” ujar Reda Manthovani.

Menurutnya, kualitas pelatih menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan performa atlet. Karena itu, pelatihan bagi para instruktur dan pelatih dinilai menjadi investasi penting untuk masa depan olahraga paralimpik Indonesia.

Sementara itu, Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ToT tersebut. Ia menilai penguatan kapasitas pelatih harus dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi olahraga nasional, khususnya paralimpik, terus meningkat.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ToT ini. Harapan saya, program ini tidak hanya berhenti di tahun ini, melainkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kita butuh keberlanjutan untuk mencetak pelatih-pelatih berkualitas yang akan menjadi tulang punggung prestasi olahraga paralimpik Indonesia di masa depan,” tegas Erick Thohir.

Program ToT yang digelar di NPC Training Center Delingan tersebut merupakan bagian dari strategi besar pembinaan kontingen paralimpik Indonesia menuju Nagoya 2026.

Ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian dalam pelatihan ini. Pertama, peningkatan standar kepelatihan melalui metode terbaru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan atlet paralimpik. Kedua, transfer pengetahuan dari pelatih senior kepada generasi pelatih muda agar proses regenerasi berjalan optimal. Ketiga, pematangan persiapan teknis dan mental atlet sebelum bertanding di Jepang.

Sinergi antara Kemenpora, tim CdM, dan NPC Indonesia diharapkan mampu membawa kontingen Merah Putih tampil maksimal di Asian Para Games 2026. Tidak hanya sekadar berpartisipasi, Indonesia juga ditargetkan mampu melampaui capaian medali sebelumnya dan kembali mengharumkan nama bangsa di level Asia. (Zain/red).

Example 120x600