Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Bisnis

Dugaan Penipuan Berkedok Proyek Nasional, Serang-Panimbang, Wawan Siap Laporkan ke Polda Banten

×

Dugaan Penipuan Berkedok Proyek Nasional, Serang-Panimbang, Wawan Siap Laporkan ke Polda Banten

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM – Seorang warga bernama Wawan, yang berdomisili di Gunung Cangkri, Desa Cijakan, Kecamatan Bojong, mengaku merasa dirugikan atas dugaan penipuan yang menyeret namanya dalam kerja sama proyek konstruksi.

Kepada wartawan Jurnalkuhp.com, Wawan menuturkan bahwa permasalahan bermula dari ajakan seorang berinisial A (Anto) yang mengaku terlibat dalam kemitraan proyek pembangunan strategis nasional Serang–Panimbang dengan mengatasnamakan PT Andalan.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Menurut Wawan, A meminta dirinya untuk mencarikan dana talangan dengan nominal sebesar Rp100 juta serta emas 100 gram 24 karat, dengan alasan kebutuhan sementara sebelum pencairan dana dari pihak perusahaan yang disebut bernama Shino.

“Saya sampai meminjam ke warga demi membantu seorang teman. Nomor teleponnya masih aktif, tapi sampai sekarang tidak ada itikad baik. Dihubungi tidak pernah diangkat,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, dalam perjanjian awal, dana tersebut dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu singkat, yakni sekitar tiga hari hingga satu minggu setelah pencairan dana dari perusahaan. Namun, hingga hampir satu tahun berlalu, dana tersebut tak kunjung kembali.

Wawan juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendatangi kediaman A di wilayah Cipondoh, Tangerang. Saat itu, A kembali meminta waktu selama tiga hari. Namun setelah itu, yang bersangkutan justru berpindah tempat tinggal bersama keluarganya dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

“Dulu sempat ketemu di rumahnya di Cipondoh, dia minta waktu tiga hari. Tapi setelah itu pindah, sampai sekarang tidak tahu di mana. Nomornya aktif, tapi tidak pernah diangkat,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Wawan mengaku merasa tertipu dan berharap ada itikad baik dari pihak A untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Selain itu, Wawan juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke pihak kepolisian, baik ke Polres maupun ke Polda Banten.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan Jurnalkuhp.com, pihak berinisial A hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan respon.(Selasa/17/3/2026)

Tim redaksi Jurnalkuhp.com juga akan terus mengawal perkembangan kasus ini serta melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak lainnya, termasuk PT Andalan, guna memperoleh keterangan yang berimbang dan menyeluruh.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi Jurnalkuhp.com masih berupaya melakukan penelusuran lanjutan dan membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait guna memberikan klarifikasi atas permasalahan ini.

 

Reporter : Tim

Editor : Redaksi Biro Kab. Lebak

Example 120x600