CILEGON, JURNAL KUHP — Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cilegon periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Ballroom Hotel The Royal Krakatau, Kota Cilegon, Rabu (30/9/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Banten, Hasbi Sidik, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo bersama sejumlah unsur terkait.
Momentum tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru Dekopinda Kota Cilegon untuk memperkuat peran gerakan koperasi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ketua Dekopinwil Banten Hasbi Sidik mengatakan, pengukuhan pengurus Dekopinda Kota Cilegon harus dimaknai sebagai momentum untuk menyelaraskan program gerakan koperasi dengan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi maupun Kota Cilegon.
“Tentu hari ini menjadi momentum bagi Dekopinda Kota Cilegon agar dapat menyelaraskan apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat, provinsi, dan Kota Cilegon di bidang koperasi,” kata Hasbi.
Menurutnya, Dekopin, Dekopinwil hingga Dekopinda memiliki tanggung jawab untuk turut menginisiasi, membina, memperbaiki sekaligus memfasilitasi koperasi agar dapat menjalankan fungsi dan memberikan manfaat secara optimal.
Hasbi menegaskan, koperasi yang telah berjalan dengan baik perlu dipertahankan dan dikembangkan. Sementara koperasi yang masih menghadapi berbagai kendala perlu mendapatkan pembinaan dan pendampingan.
“Kalau yang sudah bagus tentu kita lanjutkan, kalau yang masih kurang bagus akan kita bina. Karena tugas kita salah satunya bagaimana menginisiasi, memperbaiki, dan memfasilitasi koperasi, khususnya di Kota Cilegon, agar bisa memberikan manfaat yang baik, terutama bagi masyarakat dan anggotanya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menyampaikan bahwa pengukuhan kepengurusan Dekopinda periode 2026–2031 tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial.
Menurut Fajar, pengukuhan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab kepada para pengurus untuk menjalankan organisasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
“Saya tidak anggap ini sekadar pelantikan tapi awal mula kepercayaan diberikan. Saya yakin seluruh anggota Dekopinda Kota Cilegon akan bergerak dan memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Fajar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan di internal organisasi. Menurutnya, perbedaan strategi atau cara dalam menjalankan program merupakan hal yang dapat terjadi dalam sebuah organisasi, selama seluruh pengurus tetap berorientasi pada tujuan yang sama.
Fajar berharap Dekopinda Kota Cilegon dapat terus bersinergi dan mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan pengembangan koperasi.
“Saya harap Dekopinda bisa terus mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan koperasi. Program yang baik tentunya harus dipertahankan meskipun caranya berbeda-beda, tidak apa-apa, yang penting tujuannya sama,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dekopinda Kota Cilegon periode 2026–2031, Lilis Komariah, mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemetaan terhadap kondisi koperasi yang ada di Kota Cilegon.
Pemetaan tersebut dinilai penting agar program kerja yang nantinya disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi berdasarkan kondisi dan kebutuhan koperasi di lapangan.
Lilis mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan audiensi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi koperasi secara menyeluruh.
“Insyaallah, langkah awal kita nanti akan melakukan audiensi terlebih dahulu. Kita lakukan pemetaan, kemudian hasilnya akan kita jadikan dasar untuk menyusun program kerja,” kata Lilis.
Ia menjelaskan, penyusunan arah program organisasi juga akan melibatkan Dewan Pakar dan Dewan Pembina. Kehadiran kedua unsur tersebut diharapkan dapat memberikan masukan serta perspektif dalam menentukan kebijakan dan langkah organisasi selama periode kepengurusan 2026–2031.
“Tentunya dengan adanya Dewan Pakar dan Dewan Pembina, kami akan mendapatkan arahan mengenai ke mana organisasi ini akan dibawa. Mudah-mudahan ke depan koperasi di Cilegon bisa lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Dekopinda Kota Cilegon diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem pengembangan koperasi yang lebih terarah, adaptif dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Pemetaan kondisi koperasi, penguatan pembinaan, sinergi dengan pemerintah serta keterlibatan unsur pakar dan pembina menjadi langkah awal yang dapat menjadi dasar dalam merumuskan program kerja ke depan.
Bagi Kota Cilegon, penguatan koperasi juga diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan perekonomian masyarakat, sehingga koperasi tidak hanya menjadi wadah organisasi ekonomi anggota, tetapi mampu berkembang sesuai kebutuhan dan tantangan ekonomi di daerah. (red).








































