Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BaznasBeritaKinerja

BAZNAS Kota Cilegon Rayakan HUT ke-25, Penghimpunan Zakat 2025 Tembus Rp9,540M

×

BAZNAS Kota Cilegon Rayakan HUT ke-25, Penghimpunan Zakat 2025 Tembus Rp9,540M

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon turut meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS RI yang bertepatan pada tanggal 17 Januari 2026 dengan turut memaparkan capaian kinerja pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025. Diketahui bahwa HUT BAZNAS Kota Cilegon sendiri bertepatan pada tanggal 17 mei, sekitar 4 bulan kedepan. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara podcast yang digelar di Kantor BAZNAS Kota Cilegon, Senin (19/1/2026).

Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan BAZNAS Kota Cilegon, H. Bambang Widiyatmoko, SKM, mengungkapkan bahwa di tengah tantangan ekonomi yang berlangsung, BAZNAS Kota Cilegon tetap mampu menunjukkan tren positif dalam penghimpunan ZIS. Sepanjang tahun 2025, total dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar tapi Rp.9,540 milyard naik 1.4 milyard dibanding 2024 sekitar 9.4 milyard., atau meningkat 1,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (3)
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (2)
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (1)

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Kota Cilegon. Kami mengapresiasi para muzaki, baik dari ASN, masyarakat umum, maupun dunia usaha yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS,” ujar Bambang.

Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap peran zakat sebagai kewajiban keagamaan sekaligus instrumen sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa dana ZIS yang terhimpun telah disalurkan secara tepat sasaran melalui berbagai program prioritas, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial dan kemanusiaan. Penyaluran tersebut dirancang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong pemberdayaan mustahik agar memiliki kemandirian ekonomi.

“Kami berupaya agar zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi menjadi solusi jangka panjang melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain fokus pada pelayanan masyarakat di tingkat lokal, BAZNAS Kota Cilegon juga aktif berkontribusi dalam aksi kemanusiaan nasional. Salah satunya melalui penggalangan dana bagi korban bencana alam di Aceh. Melalui sinergi dengan perusahaan dan serikat pekerja, BAZNAS Kota Cilegon berhasil menghimpun dana sekitar Rp422 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan darurat dan pemulihan pascabencana.

“Solidaritas masyarakat Kota Cilegon sangat luar biasa. Setiap terjadi musibah di daerah lain, kami bersama para mitra langsung bergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Memasuki usia ke-25 tahun, BAZNAS Kota Cilegon berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta inovasi dalam pengelolaan zakat. Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan elemen masyarakat lainnya menjadi strategi utama untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kota Cilegon.

“Di usia perak ini, kami berharap BAZNAS semakin dipercaya dan mampu menghadirkan program-program yang inovatif, transparan, dan berdampak luas. Dengan demikian, zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat,” pungkas Bambang.

Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kota Cilegon optimistis dapat terus memperluas manfaat zakat sebagai solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

 

Reporter: Shinta Berlian
Editor: Redaksi

Example 120x600