PANDEGLANG, JURNALKUHP.COM – Duka mendalam menyelimuti pasangan suami istri Sohani (40) dan Nurmala (34), warga Kampung Situgaru RT 04 RW 01, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Anak ketiga mereka, Muhamad Farhan Al Baihakki, lahir dengan kondisi kelainan bawaan serius berupa gastroskisis dan omfalokel, yakni kondisi ketika usus berada di luar rongga perut sejak lahir.
Kini, bayi laki-laki yang baru berusia dua bulan itu membutuhkan penanganan medis intensif dan operasi untuk menyelamatkan kondisinya. Usus Farhan yang berada di luar perut hanya terlindungi lapisan tipis sehingga sangat rentan mengalami infeksi dan komplikasi yang dapat mengancam keselamatannya.
Menurut keterangan keluarga, kondisi tersebut memerlukan tindakan medis sesegera mungkin agar peluang kesembuhan Farhan dapat meningkat. Namun keterbatasan ekonomi membuat proses pengobatan menjadi tantangan berat bagi keluarga kecil tersebut.
Sohani, ayah Farhan, sehari-hari bekerja sebagai buruh penggembala kambing milik warga sekitar dengan penghasilan yang tidak menentu. Pendapatan yang diperoleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, sehingga biaya pengobatan dan operasi anaknya menjadi beban yang sulit dijangkau.
Dengan penuh harap, Nurmala mengaku hanya bisa berdoa agar ada uluran tangan dari masyarakat dan para dermawan untuk membantu proses pengobatan putranya.
“Kami hanya bisa berdoa dan berusaha, tapi tanpa bantuan orang-orang baik, sulit sekali untuk melanjutkan pengobatan Farhan,” ujar Nurmala dengan mata berkaca-kaca.
Kondisi Farhan turut menggugah perhatian warga sekitar. Mereka berharap ada dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, komunitas kemanusiaan, maupun masyarakat luas agar bayi tersebut segera mendapatkan penanganan medis yang layak.
Bagi masyarakat yang ingin membantu meringankan biaya pengobatan Muhamad Farhan Al Baihakki, donasi dapat disalurkan melalui komunikasi langsung dengan pihak keluarga di nomor 0838-7574-1532.
Keluarga berharap doa dan bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan kesembuhan bagi Farhan, sehingga ia dapat tumbuh sehat dan menjalani masa depan seperti anak-anak lainnya.
Kontributor: Daeng Yusvin
Editor: Zain/Red.























