Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BanjirBeritaPemerintahPemkot Cilegon

Banjir Kembali Rendam Kubang Sari dan Sejumlah Wilayah di Ciwandan, Lurah Laporkan Kondisi Terkini

×

Banjir Kembali Rendam Kubang Sari dan Sejumlah Wilayah di Ciwandan, Lurah Laporkan Kondisi Terkini

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Banjir kembali melanda Kelurahan Kubang Sari dan sejumlah wilayah di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Minggu, 11 Januari 2026. Peristiwa ini menjadi banjir kedua yang terjadi dalam kurun awal tahun 2026, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Ciwandan sejak siang hingga sore hari.

Plt Lurah Kubang Sari, Siti Badiah, melaporkan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB seiring meningkatnya intensitas hujan dan naiknya debit air dari hulu. Ketinggian air terus bertambah dan mencapai kondisi tertinggi pada kisaran pukul 21.00 WIB, sebelum berangsur stabil hingga malam hari.

WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (3)
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (2)
WhatsApp Image 2025-11-30 at 22.36.21 (1)

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Air mulai naik sejak sore. Sekitar jam sembilan malam kondisinya paling tinggi. Sampai sekarang masih ada genangan di beberapa wilayah pemukiman,” ujar Siti Badiah saat memantau langsung kondisi di lapangan, Minggu malam.

Banjir merendam sejumlah kawasan pemukiman warga, meski di ruas jalan raya utama air sudah mulai surut dan dapat dilalui kendaraan. Namun, hingga pukul 23.20 WIB, genangan masih bertahan di beberapa lingkungan.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi:

  • Lingkungan Cigading Pasar RT 01 RW 02
  • Lingkungan Penawuan RT 04 RW 01
  • Lingkungan Pintu Air RT 01 RW 04

 

Menurut Siti Badiah, luapan air berasal dari aliran kali di jalur Kubang Welut yang belum memiliki tanggul pengaman, sehingga air dengan mudah meluber ke kawasan pemukiman ketika debit meningkat.

“Penyebabnya masih sama seperti kejadian sebelumnya. Debit air dari hulu tinggi, hujan deras sejak siang, daya tampung sungai terbatas, ditambah benturan aliran dari hulu dan hilir. Di beberapa titik juga tidak ada tanggul penahan,” jelasnya.

Kombinasi faktor tersebut membuat air meluap dengan cepat dan menggenangi rumah-rumah warga. Aparat kelurahan bersama masyarakat setempat terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan kondisi tetap terkendali serta mengantisipasi kemungkinan kenaikan air lanjutan.

Hingga Minggu malam, kondisi di jalan raya utama sudah relatif aman dilalui, namun warga di wilayah terdampak masih harus menghadapi genangan di sekitar rumah mereka.

Plt Lurah Kubang Sari berharap kondisi segera membaik dan air cepat surut.
“Semoga airnya segera surut semuanya. Terima kasih,” ucapnya.

Sementara itu, warga berharap Pemerintah Kota Cilegon segera mengambil langkah nyata dan solusi jangka panjang, seperti pembangunan tanggul, normalisasi aliran sungai, serta peningkatan sistem drainase dan penampungan air, agar bencana banjir tidak terus berulang setiap kali curah hujan tinggi melanda wilayah Kubang Sari dan sekitarnya.

 

Reporter: Bagus
Editor: Redaksi

Example 120x600