SURABAYA, JURNALKUHP.COM – Sebanyak 400 warga dari RW 06 se-Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, menghadiri acara Istighosah malam Jum’at Manis yang digelar di Mushola Al-Mu’allimin, Kamis 12 Mei 2025. Kegiatan keagamaan ini diprakarsai oleh Ketua Takmir Mushola, Abah Zainul, dengan tujuan memperkuat keimanan dan ketakwaan warga, mempererat silaturahmi antarwarga, serta memotivasi masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, diawali dengan pembacaan doa bersama dan lantunan dzikir, serta diselingi tausiyah dari sejumlah tokoh agama. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua RW 06 Bapak Tolikin, Wakil Ketua RW 06 Bapak Juki, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat seperti Abah Sariono, Abah Nurcholis, dan Abah Fauzan. Perwakilan dari seluruh RT, mulai dari RT 01 hingga RT 07, juga ikut serta meramaikan acara ini.

Ketua RW 06, Bapak Tolikin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Istighosah seperti ini bukan hanya memperkuat iman, tapi juga mempererat hubungan antarwarga. Saya berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan sebagai sarana menjaga keharmonisan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Abah Sariono selaku tokoh agama menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta. “Kita semua punya kewajiban menjaga spiritualitas dan kebersamaan. Dengan istighosah, kita bukan hanya memohon pertolongan kepada Allah, tapi juga mengikat hati kita dalam satu tujuan untuk kebaikan bersama,” tuturnya.
Dalam penutupan acara, para tokoh agama menyampaikan pesan moral pentingnya Istighosah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ikhtiar spiritual, serta menekankan arti penting kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya sebagai sarana ibadah bersama, tetapi juga sebagai media memperkuat jalinan sosial antarwarga di tengah era yang semakin individualistis.
Reporter: Agus Sukamto
Editor: Mas’ud Hakim, M.Si., M.H. – Kepala Biro Surabaya























