Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaSosial

LBH NVNJ dan DAT-KS Gelar Ziarah Tokoh Sejarah Sulawesi Selatan

×

LBH NVNJ dan DAT-KS Gelar Ziarah Tokoh Sejarah Sulawesi Selatan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


GOWA, JURNALKUHP.COM – Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice (LBH NVNJ) DPC Gowa bekerja sama dengan Dewan Adat Tinggi Kerajaan Sanrobone (DAT-KS) dalam sebuah ziarah budaya dan spiritual ke makam tokoh-tokoh bersejarah di Sulawesi Selatan. Perjalanan ini mencakup kunjungan ke Makam Datok Panggentungan, Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, I Lo’mo ri Antang, Karaeng Moncongloe, serta makam raja-raja Tallo, dan diakhiri di Benteng Somba Opu. (01/04/2025).

Ziarah ini bertujuan memperkuat nilai-nilai sejarah, budaya, dan hukum adat yang diwariskan oleh para leluhur. Sekretaris LBH NVNJ DPC Gowa, Kurniawan R.O, S.H, C.LE., yang juga menjabat sebagai Arung Tondong dan Tetta Kampong Adat Buluttana, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai-nilai keadilan dan kebijaksanaan para pendahulu. “Ziarah ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga refleksi bagi kita semua tentang pentingnya nilai budaya dan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Pemangku DAT-KS, Rafli A., Krg Manai, yang merupakan keturunan Karaengta Salojo sekaligus anggota divisi seni dan budaya LBH NVNJ DPC Gowa, menambahkan bahwa kegiatan ini mempererat hubungan antara lembaga hukum dan adat dalam menjaga warisan budaya. “Kami ingin memastikan generasi muda tetap memahami sejarah dan kebesaran para leluhur mereka. Ini adalah langkah nyata dalam melestarikan adat dan budaya,” katanya.

Ziarah dimulai dengan mengunjungi Makam Datok Panggentungan, tokoh penting dalam penyebaran Islam di Sulawesi Selatan. Perjalanan berlanjut ke Makam Sultan Hasanuddin, pahlawan nasional yang gigih melawan penjajahan, dan kemudian ke Makam Arung Palakka, sosok yang berperan besar dalam dinamika politik Kerajaan Bone dan Gowa.

Selanjutnya, peserta ziarah mengunjungi Makam I Lo’mo ri Antang, Karaeng Moncongloe, dan kompleks makam raja-raja Tallo yang berperan dalam penyebaran Islam di Sulawesi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Benteng Somba Opu, simbol kejayaan Kerajaan Gowa yang menjadi saksi sejarah perlawanan terhadap kolonialisme.

Kolaborasi antara LBH NVNJ DPC Gowa dan DAT-KS diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai sejarah dan adat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga serta meneruskan warisan budaya dan prinsip keadilan yang telah lama dijunjung tinggi di Sulawesi.

(Redaksi Jurnal KUHP).

Example 120x600