Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

Festival Murak Kadu 2026 Dikritik Pengamat Kebijakan Publik: Dinilai Lebih Menonjolkan Marketing Ketimbang Tradisi Belah Duren

8
×

Festival Murak Kadu 2026 Dikritik Pengamat Kebijakan Publik: Dinilai Lebih Menonjolkan Marketing Ketimbang Tradisi Belah Duren

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, jurnalkuhp.com — Festival Murak Kadu 2026 yang berlangsung pada 26 September hingga 4 Oktober 2026 di Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan dari pengamat kebijakan publik./30/9/2026)

Mengusung tema “Kadu Nikmat, Berjuta Manfaat”, festival tersebut sejak awal mendapat perhatian masyarakat karena menggunakan nama “Murak Kadu” yang lekat dengan tradisi menikmati atau membelah durian secara bersama-sama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Namun, Pengamat Kebijakan Publik Aryo Lukito menilai konsep yang ditampilkan dalam festival tersebut belum sepenuhnya mencerminkan ekspektasi yang muncul dari penggunaan nama dan tema acara.

Menurut Aryo, masyarakat dapat memahami istilah “Festival Murak Kadu” sebagai sebuah kegiatan yang mengangkat tradisi belah durian secara lebih otentik. Karena itu, menurutnya, perlu ada kejelasan mengenai substansi kegiatan agar tidak terjadi kesenjangan antara ekspektasi publik dengan konsep yang disajikan.

«“Sangat disayangkan, acara ini tidak sesuai dengan tematik ‘Festival Murak Kadu’ yang diasumsikan publik sebagai acara belah duren (tradisional). Pada kenyataannya, acara Murak Kadu tersebut hanya bagian dari marketing semata. Ini bisa mengecewakan masyarakat yang mengharapkan pengalaman otentik,” ujar Aryo Lukito.»

Sorotan tersebut muncul di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap promosi Festival Murak Kadu 2026. Selain agenda yang berkaitan dengan durian, festival tersebut juga menghadirkan sejumlah pertunjukan musik, di antaranya Enau pada 4 Oktober 2026 dan Pia ex-Utopia pada 3 Oktober 2026.

Kehadiran hiburan musik tersebut tidak menjadi persoalan apabila tetap berjalan seiring dengan tujuan utama festival dalam memperkenalkan potensi durian dan budaya lokal. Namun, menurut kritik yang disampaikan Aryo, aspek tradisi dan pengalaman autentik masyarakat juga perlu menjadi bagian penting dari pengemasan kegiatan.

Festival semacam ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan promosi atau hiburan semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi petani durian, pelaku UMKM, pedagang, serta masyarakat Lebak yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, ketika dihubungi terkait sorotan tersebut, menyarankan agar konfirmasi diarahkan kepada pihak panitia.

“Silakan hubungi panitia,” jawab Halson.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara belum memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai kritik terhadap konsep dan pengemasan Festival Murak Kadu 2026.

Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi panitia maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai konsep, tujuan, serta substansi Festival Murak Kadu 2026.

 

(Hen

Example 120x600